PotretBisnis.com,Setelah pelaksanaan survei dan Focus Group Discussion (FGD) yang dilaksakanakan awal Juni 2023 lalu, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 bekerja sama dengan Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara (USU) serta Pemko Gunung Sitoli menyelenggarakan pelatihan pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) dan sabun mandi.
Hal itu sebagai langkah hilirisasi produk kelapa di Nias yang sangat berlimpah untuk 10 pelaku usaha mikro kecil dan menengan (UMKM) Gunung Sitoli.
Pelatihan berlangsung tiga hari di ruang pelatihan Artsari USU Medan. Acara pelatihan ini dibuka Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 1 Kasih Dwi Yanti, yang didampingi General Manager Pelindo Regional 1 Gunung Sitoli, Mulyono dan Ketua Program Studi Teknik Kimia USU Ir Maya Sarah.
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir saat itu mengharapkan agar komoditas utama yang banyak ditemukan di Nias, termasuk kelapa, dapat ditingkatkan dan dihilirisasi dalam skala industri sehingga dapat menjadi basis pengembangan Nias ke depannya.
Selama tiga hari pelatihan, para peserta diajarkan pengetahuan dan keterampilan pembuatan VCO dan sabun skala kecil dan skala UMKM termasuk perhitungan harga pokok, mendesain kemasan produk sabun dan strategi pemasaran produk.
Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 1 Kasih Dwi Yanti, saat acara penutupan pelatihan menyampaikan bahwa 10 peserta yang telah dilatih diharapkan mampu mengembangkan ilmu yang telah diperoleh dan tampil sebagai local hero.
“Mereka akan menjadi penggerak untuk menghasilkan produk turunan kelapa, yakni kelapa merupakan potensi alam melimpah di Pulau Nias. Ke depan, akan diupayakan terbentuk inkubator atau BUMDes di Kota Gunung Sitoli untuk hilirisasi produk kelapa,” tuturnya. (PB-rel)










