PotretBisnis.Com, JAKARTA– PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas), bagian dari Pelindo Group, memperkuat layanan operasional berbasis terminalisasi di sejumlah cabang strategis guna meningkatkan efektivitas layanan, memperluas market share, serta mendorong pertumbuhan pendapatan perusahaan dari sisi stevedoring, cargodoring, dan penumpukan.
Melalui strategi tersebut, PTP Nonpetikemas mengembangkan terminal berbasis komoditas, khususnya curah cair dan curah kering, agar layanan operasional lebih fokus, produktif, dan efisien. Strategi terminalisasi ini mulai diterapkan sejak Desember 2025 melalui pengelompokan terminal dan dermaga berdasarkan karakteristik komoditas.
Pengembangan terminal curah cair dan curah kering merupakan bagian dari upaya Pelindo dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset pelabuhan melalui konsep dedicated terminal, yakni terminal yang dirancang khusus untuk menangani satu jenis komoditas. Konsep ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi bongkar muat, memastikan kepastian sandar kapal (zero waiting time), menjaga kualitas dan keamanan komoditas, serta mengoptimalkan rantai pasok pengguna jasa.
Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha sekaligus Direktur Operasi PTP Nonpetikemas, Dwi Rahmad Toto S., mengatakan terminalisasi menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi perusahaan di segmen curah dan meningkatkan daya saing layanan kepelabuhanan.
“Implementasi terminalisasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat posisi PTP Nonpetikemas di segmen curah. Fokus kami adalah memastikan layanan operasional semakin kompetitif, memberikan nilai tambah bagi pelanggan, serta mendukung pertumbuhan kinerja perusahaan secara berkelanjutan melalui optimalisasi layanan kepelabuhanan,” ujarnya.
Saat ini PTP Nonpetikemas telah menerapkan terminalisasi pada sejumlah cabang operasional strategis, yakni Terminal Curah Cair di Dermaga 4 Cabang Banten, Terminal Curah Kering di Dermaga 2 Cabang Banten, Terminal Curah Kering di Dermaga I Cabang Palembang, serta Terminal Curah Kering di Dermaga Conveyor Cabang Jambi.
Ke depan, perusahaan juga menyiapkan pengembangan terminalisasi lanjutan pada Terminal Curah Kering Cabang Cirebon, Terminal Curah Cair Cabang Pangkal Balam, serta Terminal Curah Kering Terminal Ketapang Cabang Pangkal Balam guna memperkuat kapasitas layanan berbasis komoditas di wilayah operasional perusahaan.
SM Sekretaris Perusahaan PTP Nonpetikemas, Fiona Sari Utami, mengatakan terminalisasi merupakan bagian dari transformasi operasional perusahaan dalam mendukung penguatan standar layanan kepelabuhanan di lingkungan Pelindo Group sekaligus meningkatkan daya saing terminal multipurpose nasional.
“Pengelompokan terminal berdasarkan karakteristik komoditas memungkinkan perusahaan menghadirkan layanan yang lebih fokus, efisien, dan terintegrasi. Hal ini menjadi bagian dari upaya peningkatan standar layanan dan daya saing terminal di bawah Pelindo Group, sekaligus memperkuat fondasi pengembangan bisnis perusahaan ke depan,” katanya.
Sebagai bagian dari Pelindo Group dan anak usaha PT Pelindo Multi Terminal, PTP Nonpetikemas berkomitmen menghadirkan layanan kepelabuhanan yang andal, efisien, dan berdaya saing guna mendukung kelancaran rantai pasok nasional.










