Home Jasa Kaum Ibu di Batangkuis Mengaku Kesulitan Modal Usaha
Jasa

Kaum Ibu di Batangkuis Mengaku Kesulitan Modal Usaha

Share
Share
Ruhsiana warga Desa Bintang Meriah, Deliserdang, menyampaikan aspirasinya kepada Cawagub nomor urut dua Sihar Sitorus , Selasa (17/4).
Ruhsiana warga Desa Bintang Meriah, Deliserdang, menyampaikan aspirasinya kepada Cawagub nomor urut dua Sihar Sitorus , Selasa (17/4).

PotretBisnis.comBATANGKUIS – Sejumlah kaum ibu yang ditemui Sihar Sitorus di Desa Bintang Meriah, Batangkuis, Deliserdang mengeluhkan tidak adanya modal dalam menjalani usaha kecil berbasis rumah tangga. Mereka berharap nantinya, jika pasangan Djarot-Sihar (Djoss) terpilih menjadi pemimpin Sumut, maka harus mendukung pengembangan usaha berbasis rumah tangga.

Seorang ibu yang ditemui Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumut nomor urut dua Sihar Sitorus di desa tersebut adalah Hasanah Nasution (28). Dalam diskusi bersama dengan wakil dari Djarot Saiful Hidayat tersebut, Hasanah mengatakan bahwa banyak dari kaum ibu di desa mereka bekerja sebagai pemulung di jalanan.
Pendapatan rata rata di bawah Rp 100 ribu per hari. Karena itu, mereka berharap agar nantinya pasangan Djoss memfasilitasi pengembangan industri rumah tangga dan memberikan bantuan modal usaha. “Kalau saya pribadi berdagang baju tidur. Namun banyak dari kaum ibu di sini memilih memulung, karena tidak memiliki modal dan tidak memiliki usaha,” katanya, Selasa (17/4/2018).
Perwakilan kaum ibu lainnya, Ruhsiana juga menuturkan hal yang sama. Ibu berusia 48 tahun tersebut berharap, jika nantinya ada modal usaha yang disalurkan kepada warga, baiknya diberikan langsung kepada pengelola usaha dan tidak dalam bentuk kelompok. Karena keberadaan kelompok sering menjadi kendala.
Dia menceritakan, dulu mereka pernah menerima bantuan pinjaman modal. Namun karena tidak adanya keseriusan dalam pengelolaan usaha, maka kelompok tersebut tidak lagi menjalankan aktivitas usaha. “Dan terakhirnya modal yang kami pinjam pun tidak bisa kembali,” katanya.
Sementara itu, Sihar Sitorus dalam diskusi bersama kaum ibu tersebut mengatakan bahwa ke depan mereka akan diberikan program pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Pengembangan juga akan dilakukan berbasis masyarakat. Karena itu, jika terpilih nanti pemerintah akan menyalurkan modal usaha sesuai kebutuhan masyarakat. “Dengan catatan, ada komitmen untuk berusaha bersama,” jelasnya.(Pbc/bcl comm)
Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles
Jasa

Ijeck Teruskan Amanah H. Anif, MTQ YHA ke-7 Digelar dan Pembangunan 99 Masjid Berlanjut

PotretBisnis.Com, MEDAN — Ketua Yayasan Haji Anif (YHA) Musa Rajekshah atau akrab...

Jasa

Hari Kedua Pameran Foto Prahara Pulau Emas Jadi Ruang Diskusi Mitigasi Bencana

PotretBisnis.Com, MEDAN — Pameran foto jurnalistik Prahara Pulau Emas yang digelar Pewarta...

Jasalogistik

Pelindo Multi Terminal Catat Kinerja Positif pada Semester I 2026

PotretBisnis.Com,MEDAN- PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero)...

Agri BisnisJasaTerkini

Dukung Digelarnya UCP, Bobby Nasution: Semoga Tumbuhkan Minat Anak Muda Berwirausaha

PotretBisnis.com, MEDAN-Pemko Medan menyambut baik digelarnya event Urban Coffee Project (UCP) di...