PotretBisnis.com, JAKARTA— PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperkuat komitmen terhadap praktik bisnis berkelanjutan melalui inovasi pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Komitmen tersebut mendapat apresiasi dalam ajang Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026 di Bali, dengan PLTA INALUM meraih delapan penghargaan di sejumlah kategori lingkungan dan sosial.
Kepala Grup Layanan Strategis INALUM Daniel Hutauruk mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil komitmen dan kerja keras perusahaan serta insan INALUM dalam menjalankan operasional yang berorientasi pada aspek Environmental, Social, and Governance (ESG).
“Bagi kami, penghargaan ini bukan sekadar capaian, tetapi juga refleksi bahwa pengelolaan lingkungan harus menjadi bagian dari cara perusahaan menjalankan bisnis. Kami terus mendorong inovasi agar setiap proses operasional dapat semakin efisien, rendah dampak, dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta masyarakat,” ujar Daniel.
Dari delapan penghargaan tersebut, empat meraih predikat Platinum, yakni kategori Penurunan Emisi, Efisiensi Air dan Penurunan Beban Pencemaran Air, Pengurangan dan Pemanfaatan Limbah B3, serta Pengelolaan Sampah. Tiga penghargaan lainnya meraih predikat Silver untuk kategori Efisiensi Energi, Keanekaragaman Hayati, dan Inovasi Sosial. PLTA INALUM juga menjadi Pemenang Booth Inovasi ENSIA 2026.
Capaian tersebut mencerminkan pengembangan program keberlanjutan yang terintegrasi dengan operasional perusahaan, mulai dari efisiensi sumber daya, penurunan emisi, pengelolaan limbah, hingga perlindungan keanekaragaman hayati dan pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
ENSIA merupakan ajang penghargaan nasional yang diselenggarakan PT Sucofindo (Persero) untuk mengapresiasi inovasi perusahaan di bidang lingkungan, sosial, dan keberlanjutan bisnis.
Daniel menegaskan, inovasi yang dikembangkan PLTA INALUM diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan saat ini, tetapi menjadi bagian dari perbaikan berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan bahwa inovasi yang lahir dari operasional PLTA tidak hanya menyelesaikan persoalan hari ini, tetapi juga menjadi fondasi bagi perbaikan berkelanjutan di masa depan. Semangatnya adalah bagaimana operasional yang semakin efisien dapat berjalan beriringan dengan perlindungan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat,” pungkasnya.
Penghargaan ENSIA 2026 menjadi bagian dari upaya INALUM melanjutkan inovasi di bidang lingkungan dan sosial sekaligus memperkuat praktik bisnis yang bertanggung jawab untuk mendukung industri aluminium nasional yang berdaya saing dan berkelanjutan. (Ndi/Rel)
Leave a comment