Home Terkini Roy Fachraby Ginting Apresiasi Rico Waas Wujudkan Medan sebagai Kota Metropolitan Berbudaya
Terkini

Roy Fachraby Ginting Apresiasi Rico Waas Wujudkan Medan sebagai Kota Metropolitan Berbudaya

Share
Share

PotretBisnis.Com, MEDAN – Akademisi Universitas Sumatera Utara (USU) sekaligus budayawan Sumatera Utara, Roy Fachraby Ginting, SH, M.Kn., mengapresiasi komitmen Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam mewujudkan Medan sebagai kota metropolitan yang berbudaya, bersih, tertata, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Menurut Roy, komitmen tersebut mulai terlihat melalui penerapan Program Panca Budaya Kota Medan, yang meliputi budaya pendidikan, budaya kerja, budaya pelayanan, budaya bersih, dan Medan Kota Berbudaya. Program ini dinilainya sejalan dengan semangat Medan untuk Semua yang menempatkan kepentingan masyarakat sebagai bagian penting dalam pembangunan kota.

Roy menilai, upaya mewujudkan Medan BERTUAH tidak cukup hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga harus dibarengi peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelayanan publik, kebersihan lingkungan, serta pelestarian budaya lokal.

“Komitmen Rico Waas mulai terlihat melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Medan sebagai kota metropolitan harus tetap memiliki karakter budaya, dengan masyarakat yang tertata dan lingkungan yang bersih, asri, serta nyaman,” ujar Roy, yang pernah menjabat Wakil Rektor III Universitas Audi Indonesia.

Dalam bidang pendidikan, Roy mengapresiasi program bantuan biaya pendidikan hingga maksimal Rp6 juta per semester bagi mahasiswa dari keluarga prasejahtera, khususnya kelompok desil 1–5. Bantuan tersebut dinilai dapat meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus memperluas akses masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Ia juga menyoroti program bantuan penebusan ijazah bagi pelajar yang ijazahnya masih tertahan. Menurutnya, langkah tersebut dapat membuka kembali kesempatan bagi para lulusan untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.

Roy menilai, kedua program tersebut merupakan bentuk perhatian terhadap masa depan generasi muda. Akses pendidikan yang lebih luas diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat daya saing masyarakat Kota Medan.

Pada bidang pelayanan publik, Roy mengapresiasi kebijakan pengurusan Surat Keterangan Ahli Waris secara gratis. Ia juga menyoroti ketegasan Rico Waas yang menyatakan akan mencopot lurah atau petugas kelurahan maupun kecamatan yang terbukti melakukan pungutan liar dalam proses pengurusan dokumen tersebut.

Menurut Roy, pelayanan tanpa pungutan dan pengawasan terhadap aparatur menjadi langkah penting untuk membangun kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.

“Pelayanan publik harus benar-benar memudahkan masyarakat, bukan justru menambah beban. Kebijakan seperti ini sejalan dengan semangat Medan untuk Semua, karena masyarakat berhak mendapatkan pelayanan yang adil dan transparan,” katanya.

Dalam bidang kebersihan, Roy turut mengapresiasi rencana Pemerintah Kota Medan menambah 26 unit truk sampah dan 151 unit becak motor pengangkut sampah untuk operasional pada 2027.

Penambahan armada tersebut dinilai penting untuk memperkuat pengangkutan sampah, terutama di kawasan permukiman yang masih menghadapi persoalan keterbatasan armada. Roy berharap langkah tersebut dapat meningkatkan efektivitas pelayanan kebersihan dan mengurangi keluhan warga terkait sampah yang terlambat diangkut.

Menurutnya, kebersihan merupakan salah satu indikator penting kota metropolitan yang nyaman dihuni. Karena itu, peningkatan sarana pengangkutan sampah perlu dibarengi kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dan membuang sampah pada tempatnya.

Sementara dalam bidang kebudayaan, Roy menilai Rico Waas menunjukkan perhatian terhadap pelestarian tradisi dan warisan budaya yang menjadi identitas Kota Medan.

Salah satunya terlihat dalam pembukaan Pekan Budaya Daerah 2026 di Lapangan Benteng pada 8 Oktober lalu. Dalam kegiatan tersebut, Rico turut memukul gendang Melayu Deli bersama kelompok musik Rempak Mendai serta menyoroti pentingnya melestarikan tarian tradisional yang mulai langka, seperti Tari Dayang Nan Tujuh.

Roy juga mengapresiasi dukungan Rico terhadap perayaan Kerja Tahun Merdang Merdem ke-11 yang digelar di Lapangan Benteng, Medan, pada Sabtu (17/10/2026). Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat Karo untuk menjaga tradisi sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat luas.

Selain itu, pemberian Sertifikat Anugerah Tokoh Penggiat Kebudayaan Kota Medan 2026 kepada 25 tokoh budayawan lokal dinilai sebagai bentuk penghargaan terhadap mereka yang konsisten menjaga warisan leluhur.

Roy, yang bersama Drs. HN Serta Ginting menjadi penggagas dan inisiator Pesta Akbar Masyarakat Karo Kerja Tahun Merdang Merdem Kuta Medan sejak 2015, menilai dukungan pemerintah terhadap kegiatan budaya dapat membantu menjaga keberlanjutan tradisi antargenerasi. Ia menyebut kegiatan tersebut juga mendapat dukungan anggaran dari APBD Pemerintah Kota Medan, termasuk bantuan Rp500 juta pada 2026.

Roy berharap berbagai program di bidang pendidikan, pelayanan publik, kebersihan, dan kebudayaan tersebut dapat berjalan secara konsisten serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, pembangunan Medan sebagai kota metropolitan berbudaya harus dilakukan secara menyeluruh, dengan menyeimbangkan kemajuan kota, kualitas pelayanan, kesejahteraan masyarakat, kebersihan lingkungan, dan pelestarian identitas budaya.

“Medan harus terus maju tanpa kehilangan jati dirinya. Pendidikan yang baik, pelayanan yang berpihak kepada masyarakat, lingkungan yang bersih, serta budaya yang terpelihara merupakan bagian penting untuk mewujudkan Medan sebagai kota metropolitan yang berbudaya dan menjadi milik semua,” pungkasnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles
Terkini

915 Catatan Raptor Migran di Megamendung, Yayasan Paseban Dorong Perlindungan Hutan

PotretBisnis.Com, BOGOR-Kawasan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi salah satu lokasi persinggahan...

Terkini

Pelapor Keberatan Dua Anggota Polri Dinyatakan Tak Melanggar, Minta Propam Polda Kepri Tinjau Ulang

PotretBisnis.Com, BATAM – Pelaksana proyek Baloi Kolam, Moody Arnold Timisela, meminta Polda...

Terkini

Korban Perdagangan Ilegal, Orangutan Sumatera “Rocky” Dipulangkan dari India ke Sumut

PotretBisnis.Com, DELI SERDANG – Orangutan Sumatera bernama Rocky yang menjadi korban perdagangan...

Terkini

Prestasi Gemilang, Imigrasi Kualanamu Raih Penghargaan dalam Rapat Koordinasi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian

PotretBisnis.com, MEDAN- Kerja keras Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Kualanamu dalam...