• Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Ketentuan Penggunaan
Wednesday, February 18, 2026
Potret Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Umum
  • Transportasi
  • Agri Bisnis
  • Perbankan
  • Perdagangan
  • Jasa
  • Otomotif
  • Politik
  • Home
  • Umum
  • Transportasi
  • Agri Bisnis
  • Perbankan
  • Perdagangan
  • Jasa
  • Otomotif
  • Politik
No Result
View All Result
Potretbisnis
No Result
View All Result

Dugaan Konflik Kepentingan di LLDikti Wilayah I: Anak Pejabat Masuk Yayasan, KIP Kuliah Dinilai ‘Gelap’

Incek Budi by Incek Budi
February 2, 2026
in Umum
0
Dugaan Konflik Kepentingan di LLDikti Wilayah I: Anak Pejabat Masuk Yayasan, KIP Kuliah Dinilai ‘Gelap’

POTRETBISNIS.COM, MEDAN – Gelombang protes mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Untuk Rakyat (GUNTUR) kembali memanas. Mereka menggelar aksi unjuk rasa beruntun di Kantor Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumatera Utara dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) pada Senin (2/2/2026).

Eskalasi massa ini dipicu oleh dugaan kuat adanya praktik korupsi penyaluran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah serta konflik kepentingan yang menggurita di internal lembaga tersebut.

READ ALSO

Nasib Mahasiswa Kurang Mampu Terancam, Dugaan Korupsi KIP Kuliah Jadi Sorotan DPRD Sumut

Dugaan Korupsi KIP Kuliah LLDikti I: Kejati Sumut Mulai Bergerak, Mahasiswa Desak Transparansi

Aksi dimulai di depan Kantor LLDikti Wilayah I, Jalan Sempurna, Medan Selayang. Massa membawa spanduk bertuliskan kecaman keras seperti “Bongkar Permainan Mafia Pendidikan di LLDikti” dan desakan tegas “Copot Prof Saiful Anwar Matondang dari Jabatan Kepala LLDikti”.

Tuduhan Konflik Kepentingan Keluarga

Sorotan utama GUNTUR tertuju pada Kepala LLDikti Wilayah I, Prof. Dr. Saiful Anwar Matondang, MA, Ph.D. Mahasiswa menuding adanya benturan kepentingan yang nyata, di mana anak kandung sang pejabat diduga duduk dalam struktur kepengurusan Yayasan Pendidikan Unggul Khairul Ummah—sebuah yayasan yang mengelola perguruan tinggi di bawah pengawasan langsung LLDikti Wilayah I.

“LLDikti itu pengawas, bukan pemain. Jika keluarga pejabatnya duduk di yayasan yang diawasi, di mana batas etiknya? Ini bukan lagi sekadar persepsi, tapi benturan kepentingan yang nyata,” tegas Koordinator Aksi,

Fachturozy. Menurutnya, relasi kuasa ini sangat rentan disalahgunakan dan merusak kepercayaan publik terhadap sistem pengawasan pendidikan tinggi.

Penyaluran KIP Kuliah Dinilai ‘Gelap’

Persoalan semakin pelik dengan pengelolaan dana KIP Kuliah yang dinilai minim akuntabilitas. Koordinator aksi lainnya, Haris Hasibuan, menyebut penyaluran dana untuk mahasiswa kurang mampu tersebut berlangsung tertutup.

“KIP Kuliah itu uang negara untuk mahasiswa miskin, bukan dana siluman. Jika data penerima disembunyikan dan alur dana tidak

dibuka, maka kecurigaan publik adalah hal yang sah,” ujar Haris.

GUNTUR menyoroti ketidakjelasan mekanisme penetapan penerima hingga banyaknya laporan mengenai keterlambatan pencairan dan pemotongan dana yang tidak transparan. Mereka menilai LLDikti melanggar UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Lima Tuntutan Utama GUNTUR:

1. Transparansi Data: Membuka informasi penerima KIP Kuliah secara akuntabel (jumlah penerima, kampus asal, dan mekanisme penetapan).

2. Kejelasan Alur: Menjelaskan secara terbuka alur penyaluran dana dari pemerintah hingga ke tangan mahasiswa.

3. Evaluasi Total: Melakukan pengawasan ketat terhadap perguruan tinggi guna memastikan bantuan tepat sasaran sesuai UU No. 20 Tahun 2003.

4. Akses Pengaduan: Menyediakan ruang pengaduan resmi dan mudah diakses sesuai UU Pelayanan Publik.

5. Prinsip Keadilan: Menjamin non-diskriminasi dalam penetapan penerima sesuai amanat Pasal 31 UUD 1945.

Situasi Memanas di Lapangan

Ketegangan sempat memuncak saat massa mengetahui Kepala LLDikti tidak berada di tempat. Meski Kabag Umum, Suban, dan tim Humas mencoba melakukan mediasi dengan menjanjikan data yang diminta akan disiapkan pada pukul 16.00 WIB, massa tetap merasa tidak puas. Data yang diberikan pihak LLDikti dinilai tidak sesuai dengan substansi yang

dituntut mahasiswa.

Kecewa dengan respons LLDikti, massa bergerak ke Kejatisu. Aksi ini merupakan tindak lanjut dari laporan mereka pada 8 Januari 2026 lalu. Mahasiswa mendesak Korps Adhyaksa tidak membiarkan kasus ini mengendap.

Respons Kejati Sumut

Di Kejati Sumatera Utara, massa diterima oleh Kasipenkum Rizaldi. Ia menegaskan bahwa pihak kejaksaan telah membentuk tim untuk mendalami dugaan korupsi yang menyeret Kepala LLDikti Wilayah I Sumut.

“Kasus ini tidak berhenti. Tim kami sedang mendalami dan kami pastikan Kejatisu berkomitmen mengusut tuntas. Tidak ada yang kebal hukum di negara ini,” tegas Rizaldi.

Massa GUNTUR akhirnya membubarkan diri dengan tertib, namun memberikan peringatan keras akan kembali dengan massa yang lebih besar jika tidak ada progres signifikan dalam penanganan kasus ini.

Tags: Ketaji SumutLLDikti SumutMahasiswa GUNTURmedanProf. Saiful Anwar Matondang

Related Posts

Nasib Mahasiswa Kurang Mampu Terancam, Dugaan Korupsi KIP Kuliah Jadi Sorotan DPRD Sumut
Umum

Nasib Mahasiswa Kurang Mampu Terancam, Dugaan Korupsi KIP Kuliah Jadi Sorotan DPRD Sumut

February 14, 2026
Dugaan Korupsi KIP Kuliah LLDikti I: Kejati Sumut Mulai Bergerak, Mahasiswa Desak Transparansi
Umum

Dugaan Korupsi KIP Kuliah LLDikti I: Kejati Sumut Mulai Bergerak, Mahasiswa Desak Transparansi

February 5, 2026
PB HMI Desak Kapolri Evaluasi Kinerja Kapolda Sumut, Soroti Maraknya Judi dan Narkoba
Umum

Dugaan Pembiaran di Rutan Tanjung Gusta Disorot, PB HMI Minta Evaluasi Menyeluruh

January 24, 2026
Bantu Korban Bencana, Kapal Rumah Sakit Apung PDIP Layani Pengobatan Gratis di Sibolga
Umum

Bantu Korban Bencana, Kapal Rumah Sakit Apung PDIP Layani Pengobatan Gratis di Sibolga

January 22, 2026
PB HMI Desak Kapolri Evaluasi Kinerja Kapolda Sumut, Soroti Maraknya Judi dan Narkoba
Umum

Wasekjen PB HMI Desak Penelusuran Dugaan Keistimewaan Napi Korupsi di Rutan Medan

January 20, 2026
Dugaan Korupsi Dana KIP: Mahasiswa Desak Kejati Sumut Segera Tangkap Kepala LLDikti Wilayah I
Umum

Dugaan Korupsi Dana KIP: Mahasiswa Desak Kejati Sumut Segera Tangkap Kepala LLDikti Wilayah I

January 8, 2026
Next Post
HMI Sumut Desak Aparat Usut Dugaan Gudang Gas Oplosan di KIM 3 Medan

HMI Sumut Desak Aparat Usut Dugaan Gudang Gas Oplosan di KIM 3 Medan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

EDITOR'S PICK

Pelindo Multi Terminal Berangkatkan 400 Pemudik Rayakan Idul Fitri 1455 H

Pelindo Multi Terminal Berangkatkan 400 Pemudik Rayakan Idul Fitri 1455 H

April 4, 2024
UTND Berikan Potongan Biaya Kuliah 50% bagi Anggota Kepolisian di Sumatera Utara

UTND Berikan Potongan Biaya Kuliah 50% bagi Anggota Kepolisian di Sumatera Utara

December 5, 2024
CEO Climate Talks: PLN Siap Dukung Pemerintah Capai 75% Energi Terbarukan hingga Tahun 2040

CEO Climate Talks: PLN Siap Dukung Pemerintah Capai 75% Energi Terbarukan hingga Tahun 2040

November 12, 2024
Gemes 2024 Kembali Terpilih Sebagai Kharisma Event Nusantara

Gemes 2024 Kembali Terpilih Sebagai Kharisma Event Nusantara

May 30, 2024

POPULAR NEWS

No Content Available
Potret Bisnis

© 2022 Potretbisnis.com by Webmedan.

Navigate Site

  • Home
  • Umum
  • Transportasi
  • Agri Bisnis
  • Perbankan
  • Perdagangan
  • Jasa
  • Otomotif
  • Politik

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Umum
  • Transportasi
  • Agri Bisnis
  • Perbankan
  • Perdagangan
  • Jasa
  • Otomotif
  • Politik

© 2022 Potretbisnis.com by Webmedan.

404 Not Found

404 Not Found


nginx/1.18.0 (Ubuntu)