PotretBisnis.com, BANDUNG– Pimpinan Pondok Pesantren Salafiyah (PPS) Raudlatul ‘Uluum Aek Nabara, Labuhanbatu, Sumatera Utara Dr. H. Bukhori Fasha, S.Pd, M.Pd secara resmi ditunjuk Oleh DPP Forum Komunikasi Pondok Pesantren Salafiyah (FKPPS), sebagai Ketua DPW FKPPS Propinsi Sumatera Utara dengan rekomendasi dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov Sumatera Utara.
Kegiatan tersebut menjadi rangkaian pada acara Focus Group Discussion (FGD) Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah Se Indonesia, yang digelar di Novotel Bandung, Jawa Barat, 22-24 Mei 2023 lalu.
FGD tersebut dibuka secara resmi Oleh Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Dr. H Waryono Abdul Ghafur, yang turut pula menyampaikan sambutan pada acara pembukaan.
“Bangsa ini perlu memiliki kalibrasi Literasi dan Numerasi sehingga memiliki kecakapan yang update menghadapi tantangan masa depan,”kata Dr. H Waryono Abdul Ghafur
Dalam FGD yg berlangsung dinamis ini telah menjadi sebuah konklusi dan kesimpulan bahwa PKPPS akan terus membangun eksistensi kesinambungan kualitas dan kuantitas di masa depan dalam perspektif kebangsaan dengan Idealisme dan fleksibilitas yg kolaboratif
Perspektif atau sudut pandang sejarah dan visi ke depan dengan tantangan bonus demografi tahun 2045 PKPPS akan terus mengakomodir needed/kebutuhan pendidikan adab dan akhlaq yang merupakan tujuan akhir Dalam proses pendidikan
Dalam menjawab tantangan inilah PKPPS dengan dukungan penuh pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama Republik Indonesia akan melakukan penguatan Pembelajaran berbasis Literasi dan Numerasi dalam seluruh segmentasi kurikulum PKPPS
Dengan kekuatan Literasi dan Numerasi yang baik dan terarah maka akan terwujud hasil akhir pendidikan yg kuat dan unggul dalam Intelektual dan Anggun dalam Moral dan Akhlaq.
Dalam FGD ini juga Pimpinan PPS Raudlatul ‘Uluum Aek Nabara didampingi Oleh Ibu Hj. Syafrida, S.Ag, M.Si sebagai Penanggung Jawab Fungsi Pendidikan Diniyah Kesetaraan dan Sistem Informasi Kementerian Agama Prov Sumatera Utara
Kegiatan ini rencananya akan berkelanjutan dalam agenda keterkinian dinamika yg muncul dan wadah silaturahim antar Pesantren Salafiyah se Indonesia.










