Home Industri Tiga Crane Raksasa Finlandia Terpasang di Kuala Tanjung
IndustriJasa

Tiga Crane Raksasa Finlandia Terpasang di Kuala Tanjung

Share
Kuala Tanjung
Petugas PT Prima Multi Terminal (PMT) memantau aktivitas pemindahan tiga unit Container Crane baru yang didatangkan dari Finlandia di Pelabuhan Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT). PotretBisnis/Yosep
Share

PotretBisnis.com, BATUBARA – PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) menambah infrastruktur bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, Sumatra Utara, dengan mendatangkan tiga set crane berukuran jumbo.

Menurut Direktur Keuangan PT Prima Multi Terminal (PMT), Moedi Utomo, mulai Rabu (12/12) , tiga set Container Crane buatan Konecranes Finlandia OY, telah terpasang di dermaga terminal multipurpose Pelabuhan Kuala Tanjung.
“Pelindo 1 mendatangkan tiga Container Crane baru untuk meningkatkan layanan kepada pengguna jasa kepelabuhanan,” ujarnya di sela-sela peninjauan crane di Pelabuhan Kuala Tanjung, Rabu (12/12).
Tuas raksasa yang masing-masing memiliki kapasitas 45 ton ini, jelas Moedi, menggunakan tenaga listrik sebagai energinya.
Container Crane yang tiap lengannya mampu mengangkat kontainer berukuran 20 feet, 40 feet hingga 45 feet tersebut akan beroperasi penuh mulai awal 2019.
Sepanjang November lalu, lanjutnya, Pelindo 1 sudah melakukan ujicoba pengoperasian crane dan pada tahap awal diproyeksikan bisa melayani hingga 600 kontainer ekspor setiap minggu.
Bahkan sudah ada beberapa perusahaan ternama yang berkomitmen menggunakan layanannya, seperti Unilever, Wilmar, serta P&G.
“Mereka telah berkomitmen melakukan ekspor dengan tujuan ke China, India dan negara-negara di Asia melalui Pelabuhan Kuala Tanjung,” kata Moedi.
Pengadaan ketiga set crane ini, tambahnya, juga merupakan wujud komitmen Pelindo 1 untuk terus meningkatkan layanan kepada pengguna jasa agar dapat meningkatkan kecepatan proses bongkar muat.
Guna mendukung kelancaran dan kecepatan kegiatan bongkar muat, Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) memiliki dermaga seluas 500 m x 60 m.
Dermaga juga dilengkapi trestle sepanjang 2,8 km untuk empat jalur truk selebar 18,5 m serta rak pipa 4 line x 8 inch.
Di samping itu, KTMT juga didukung berbagai sarana dan prasarana infrastruktur bongkar muat modern dan canggih lainnya.
Yakni 3 unit Ship to Shore (STS) Crane, 8 unit Automated Rubber Tyred Gantry (ARTG) Crane, 21 unit truck terminal dan 2 unit MHC serta Terminal Operating System (TOS) peti kemas maupun curah cair.
Pelindo 1 pun telah mengantongi izin pengoperasian Dermaga Multipurpose Pelabuhan Kuala Tanjung  dari Dirjen Perhubungan Laut dan Kepala KSOP Pelabuhan Kuala Tanjung.
Corporate Secretary PT Pelindo I (Persero), Muhammad Eriansyah memaparkan, saat ini pengembangan tahap I Pelabuhan Kuala Tanjung, berupa pembangunan Terminal Multipurpose berkapasitas 600 ribu TEUs, tengah memasuki persiapan akhir.
Setelah itu, Kuala Tanjung siap beroperasi melayani arus keluar masuk barang ke seluruh Indonesia dan luar negeri di bawah kelolaan PT Prima Multi Terminal.
PMT sendiri adalah perusahaan patungan tiga BUMN, yakni Pelindo 1, PT Pembangunan Perumahan dan PT Waskita Karya.
Setelah resmi beroperasi mulai Februari 2019, lanjut Ery, Pelabuhan Kuala Tanjung diproyeksikan menjadi hub internasional dan simpul logistik nasional.
Pelabuhan ini akan mampu menangkap potensi pasar pelayaran di Perairan Selat Malaka yang mencapai 100 juta TEUs per tahun.
“Kami berharap pengoperasian Pelabuhan Kuala Tanjung dapat segera terlaksana sehingga mampu mewujudkan pembangunan ekonomi daerah sesuai program nawacita Pemerintah sekaligus menekan biaya logistik di Indonesia,” demikian Ery.(PB/Yp)
Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles
Industri

INALUM Perkuat Inovasi Teknologi untuk Tingkatkan Efisiensi Produksi

PotretBisnis.Com,Kuala Tanjung- PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM terus mendorong pengembangan...

Industri

INALUM Dorong Kepedulian Sosial, Sampah Disulap Jadi Bantuan Pendidikan Anak Yatim

PotretBisnis.Com, BATUBARA – Botol plastik, kaleng, hingga kardus bekas kini memiliki nilai lebih...

Jasa

Rico Waas Pilih Tutup Kebocoran Pajak Daerah, Bukan Naikkan Tarif

PotretBisnis.Com, MEDAN-Optimalisasi pendapatan daerah tidak harus dilakukan dengan menaikkan pajak. Wali Kota...

IndustriTeknologi

Pertama di Batam, Pameran Manufaktur Elektronik Internasional Diikuti Ratusan Perusahaan

PotretBisnis.Com, BATAM – Kota Batam untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah Indonesia’s...