• Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Ketentuan Penggunaan
Sunday, May 17, 2026
Potret Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Umum
  • Transportasi
  • Agri Bisnis
  • Perbankan
  • Perdagangan
  • Jasa
  • Otomotif
  • Politik
  • Home
  • Umum
  • Transportasi
  • Agri Bisnis
  • Perbankan
  • Perdagangan
  • Jasa
  • Otomotif
  • Politik
No Result
View All Result
Potretbisnis
No Result
View All Result

Kompol DK Dituding Aniaya Tersangka, Polda Sumut Didesak Bongkar Dugaan Kriminalisasi

Incek Budi by Incek Budi
July 31, 2025
in Umum
0
Kompol DK Dituding Aniaya Tersangka, Polda Sumut Didesak Bongkar Dugaan Kriminalisasi

PotretBisnis.com, Medan – Dugaan rekayasa dalam penangkapan Rahmadi, warga Tanjungbalai yang kini menjadi tersangka kasus narkotika, mulai menyeruak ke publik. Tim kuasa hukum Rahmadi resmi melaporkan sejumlah kejanggalan ke Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) dan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara.

Dalam laporan itu, mereka menyertakan berbagai dokumen hingga rekaman video yang menunjukkan dugaan kekerasan saat penangkapan. Bukti-bukti tersebut disebut menjadi bagian dari upaya pembelaan dalam kasus yang dinilai sarat rekayasa.

READ ALSO

Kejari Tanjungbalai Didesak Tangkap Buronan Kasus PMI Ilegal ‘Cek Rasyid’

Genset hingga Kamar Mandi: Rentetan Proyek LLDIKTI I Sumut yang Kini Masuk Radar Kejatisu

“Hari ini kami menghadiri undangan klarifikasi atas laporan penganiayaan terhadap klien kami oleh Kompol DK (Dedi Kurniawan),” ujar kuasa hukum Rahmadi, Suhandri Umar Tarigan, usai diperiksa di Mapolda Sumut, Kamis (31/7/2025).

Umar hadir bersama rekan sesama pengacara, Thomas Tarigan, dan abang kandung Rahmadi, Zainul. Dalam proses klarifikasi, penyidik meminta mereka memaparkan seluruh bukti yang mendukung laporan penganiayaan dan dugaan kriminalisasi.

“Bukti video kekerasan saat penangkapan dan salinan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang tidak sesuai fakta sudah kami serahkan. Bahkan, tim dari Itwasda juga hadir langsung untuk meminta dokumen tambahan,” ungkap Umar.

Pihaknya berharap, laporan ini menjadi pintu masuk bagi pimpinan Polda Sumut untuk mengusut kejanggalan yang terjadi. Umar juga menegaskan, bila keadilan tidak ditegakkan, pihak keluarga dan masyarakat Tanjungbalai siap menggelar aksi besar-besaran.

“Kami akan bergerak ke Istana Negara, Mabes Polri, dan DPR RI jika tidak ada kepastian hukum. Ini bukan bentuk kebencian, justru karena kami cinta Polri, kami ingin institusi ini bersih dari oknum seperti Kompol DK,” katanya.

Di sisi lain, keluarga Rahmadi juga bersuara. Zainul, abang kandung Rahmadi, menyebut adiknya menjadi korban kriminalisasi. Ia merujuk pada fakta persidangan yang menguak dugaan manipulasi barang bukti.

Dalam sidang di Pengadilan Negeri Tanjungbalai pada 29 Juli 2025, dua terdakwa lain, Andre Yusnijar dan Ardiansyah Saragih alias Lombek, mengaku bahwa barang bukti yang disita dari mereka awalnya berjumlah 70 gram sabu. Namun dalam dakwaan, hanya tercatat 60 gram.

“Menurut kesaksian mereka, sepuluh gram sisanya digunakan untuk menjerat adik saya, Rahmadi,” ungkap Zainul.

Keterangan itu diperkuat oleh pernyataan Andre di hadapan majelis hakim.

“Barang bukti kami ada tujuh bungkus, bukan enam. Beratnya 70 gram,” kata Andre di ruang sidang yang dipimpin Hakim Erita Harefa.

Dugaan manipulasi barang bukti ini membuat sorotan publik mengarah ke internal Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut. Jika terbukti, hal ini bisa menjadi preseden buruk dalam penegakan hukum.

“Manipulasi tanpa dasar hukum yang sah adalah pelanggaran berat dan mencederai keadilan,” tegas Suhandri.

Sementara itu, Kompol Dedi Kurniawan membantah seluruh tudingan tersebut. Ia menyatakan, semua proses hukum yang menjerat Rahmadi telah sesuai prosedur, termasuk barang bukti yang diserahkan ke pengadilan.

Meski begitu, publik kini mempertanyakan bukan hanya prosedur, tetapi juga integritas aparat penegak hukum. Kasus Rahmadi membuka tabir tentang potensi penyalahgunaan wewenang dan pentingnya pengawasan internal yang ketat.

Perjalanan kasus ini masih panjang, namun sorotan publik kini bukan hanya tertuju pada pengadilan, tetapi juga ruang-ruang gelap dalam tubuh kepolisian yang menyimpan potensi pelanggaran hukum.***

Tags: Kompol DKNarkotikaRahmadiTanjungbalai

Related Posts

Kejari Tanjungbalai Didesak Tangkap Buronan Kasus PMI Ilegal ‘Cek Rasyid’
Umum

Kejari Tanjungbalai Didesak Tangkap Buronan Kasus PMI Ilegal ‘Cek Rasyid’

May 12, 2026
Genset hingga Kamar Mandi: Rentetan Proyek LLDIKTI I Sumut yang Kini Masuk Radar Kejatisu
Umum

Genset hingga Kamar Mandi: Rentetan Proyek LLDIKTI I Sumut yang Kini Masuk Radar Kejatisu

May 7, 2026
Lolos Seleksi Nasional, Pasar Titi Kuning Wakili Medan di Lomba Pasar Pangan Aman 2026
Umum

Lolos Seleksi Nasional, Pasar Titi Kuning Wakili Medan di Lomba Pasar Pangan Aman 2026

May 6, 2026
Kompol DK Kembali Disorot, Video Bersama Perempuan Seksi Viral di Medsos
Umum

Kompol DK Kembali Disorot, Video Bersama Perempuan Seksi Viral di Medsos

May 1, 2026
PT Puri Triniti Batam Menangkan Gugatan, Pengadilan Nyatakan Klaim Tidak Dapat Diterima
Umum

PT Puri Triniti Batam Menangkan Gugatan, Pengadilan Nyatakan Klaim Tidak Dapat Diterima

April 30, 2026
Kepala LLDikti Sumut Prof Syaiful Diperiksa Kasus Korupsi KIP Mahasiswa Miskin
Umum

Kepala LLDikti Sumut Prof Syaiful Diperiksa Kasus Korupsi KIP Mahasiswa Miskin

April 27, 2026
Next Post
Tutup Tahun 2024, PTP Nonpetikemas Optimis Tingkatkan Produktivitas Songsong 2025 dengan Ekspansi dan Inovasi

PTP Nonpetikemas Cabang Tanjung Priok, Motor Penggerak Kinerja Terminal Multipurpose Nasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

EDITOR'S PICK

Kisruh Tapera, Ketua DPDRSU: Jangan Tambah Beban Buruh, Tani, Pekerja Informal dan Rakyat Kecil!

Kisruh Tapera, Ketua DPDRSU: Jangan Tambah Beban Buruh, Tani, Pekerja Informal dan Rakyat Kecil!

June 3, 2024

Wagub Sumut: HCMNI Harus Berperan Dorong Pembangunan

June 9, 2015
CFD Diramaikan Komunitas Olah Raga Rekreasi di Medan

CFD Diramaikan Komunitas Olah Raga Rekreasi di Medan

March 19, 2023
Film Na Willa Tayang Lebih Dulu di 22 Kota, Tiket Jakarta Sold Out

Film Na Willa Tayang Lebih Dulu di 22 Kota, Tiket Jakarta Sold Out

March 12, 2026

POPULAR NEWS

No Content Available
Potret Bisnis

© 2022 Potretbisnis.com by Webmedan.

Navigate Site

  • Home
  • Umum
  • Transportasi
  • Agri Bisnis
  • Perbankan
  • Perdagangan
  • Jasa
  • Otomotif
  • Politik

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Umum
  • Transportasi
  • Agri Bisnis
  • Perbankan
  • Perdagangan
  • Jasa
  • Otomotif
  • Politik

© 2022 Potretbisnis.com by Webmedan.

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online
Strategi Kinerja Game Online Berbasis Statistik yang Memperlihatkan Gameplay Pola RTP Lebih Terukur, Efisien, dan Mudah Dibaca
Inovasi Teknologi Modern Mendorong Penataan Distribusi Probabilitas Game demi Pengalaman Bermain Lebih Berkualitas
Pembacaan Observatif pada Mahjong Digital Memperlihatkan Konsistensi Struktur Sesi dalam Ritme Permainan Modern
Sistem Tumble Progresif Menjadi Acuan Membaca Simbol Kemenangan dan Dinamika Kombo Gameplay Digital
Pemetaan Sosial Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Observasi Visual dan Stabilitas Respons Sistem
Keterlibatan Pemain Mahjongways Kasino Online Ditinjau dari Relasi Simbol dan Stabilitas Respons Permainan
Visualisasi Interaksi Mahjongways Kasino Online untuk Menafsirkan Dinamika Simbol serta Respons Permainan Harian
Pemantauan Dinamis Bulan Ini Menghadirkan Pembacaan Baru soal RTP PGSoft dan Gameplay Terukur
Landasan Rasional Mahjong Ways 2 melalui Pengamatan Fase Visual dan Karakter Permainan
Ulasan Mahjong Ways 2 tentang Pergeseran Ritme serta Stabilitas Interaksi Sistem Permainan
Kajian Ritme dan Sebaran Aktivitas dari Evaluasi Sesi Pemula Mahjongways di Kasino Online
Standarisasi Operasional Kasino Online melalui Pemantauan Intensif Pergerakan RTP PGSoft Mingguan per User
Standarisasi Operasional Kasino Online lewat Kontrol Terukur terhadap Dinamika RTP Mingguan User
Bagaimana Strategi Adaptif Mahjongways Kasino Online Merespons Perkembangan AI di Industri
Modernisasi Algoritma Permainan Live RTP PGSOFT melalui Integrasi Teknologi AI
Analisis RTP PGSoft Berbasis Kalkulus Probabilis dalam Kerangka Konfigurasi Matematik Berakurasi Tinggi
Mahjong Ways 2 Kasino Online Tunjukkan Indikasi Stabilitas Ketika Pola Berulang Mulai Terbaca
Distribusi Data Nonlinear dalam Sistem Analitik Adaptif pada Gates of Olympus Super Scatter
Telaah Mendalam RTP dengan Kalkulus Probabilis dan Rancangan Konfigurasi Matematik Berpresisi Tinggi
Membaca Sosiometri Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Pengamatan Visual dan Stabilitas Sistem