PotretBisnis.com, PADANG-PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Teluk Bayur menggelar kegiatan “Sosialisasi Safety Awareness” dan pembagian Alat Pelindung Diri (APD) kepada Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dan stakeholder di Pelabuhan Teluk Bayur. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PTP Nonpetikemas dalam mendukung keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di pelabuhan.
Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur, Fauzi, menyampaikan bahwa keselamatan kerja merupakan kesadaran bersama setiap unsur di pelabuhan.
“Kami percaya bahwa pelabuhan yang aman berangkat dari pekerja yang paham risiko dan disiplin menjalankan prosedur,” ungkap Fauzi.
Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh 40 peserta dari TKBM dan stakeholder, dan mencakup materi tentang prosedur keselamatan kerja, penggunaan APD, dan simulasi penanganan kondisi darurat. Selain itu, PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur juga melakukan penandatanganan komitmen bersama penerapan K3 dengan stakeholder.
Salah satu Koordinator TKBM Pelabuhan Teluk Bayur, Hasren, menambahkan pentingnya kedisiplinan dalam bekerja di area pelabuhan. “Kedisiplinan adalah kunci. Prosedur sudah disiapkan, tinggal bagaimana kita patuh dan konsisten menjalankannya,” ujarnya.
Kepala Seksi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan KSOP Kelas II Teluk Bayur, Trino Palapa, juga menekankan pentingnya penggunaan APD dan kepatuhan terhadap regulasi perusahaan. “Penggunaan APD dan kepatuhan terhadap regulasi perusahaan bukan hanya kewajiban, tapi bentuk perlindungan diri yang paling dasar,” tegasnya.
Dengan kegiatan ini, PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur berharap dapat membangun budaya aman dan disiplin di pelabuhan, serta meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan kerja.











