PotretBisnis.Com, MEDAN – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah resmi melantik Prof. Dr. Akrim, M.Pd sebagai Rektor dan mngukuhkan Prof. Dr. Agussani, MAP sebagai Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) periode 2026-2030. Acara digelar di Auditorium Kampus Jalan Muchtar Basri No.3 Medan, Rabu (28/4).
Prosesi diawali dengan pembacaan Surat Keputusan oleh Sekretaris Senat UMSU, Prof. Arifin Gultom, M.Hum. Dalam keputusan tersebut disampaikan ucapan terima kasih atas pengabdian Prof. Dr. Agussani, M.AP yang telah menjabat Rektor UMSU periode 2022–2026. Selanjutnya ditetapkan Prof. Dr. Akrim, M.Pd sebagai Rektor UMSU periode 2026–2030.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si melantik Ketua BPH dan jajaran sedangkan Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof. Ahmad Muttaqin, S.Ag., M.Ag., MA, Ph.D, melantik Rektor UMSU.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kepemimpinan visioner dan kemampuan memobilisasi potensi.
“Setiap orang memiliki potensi, tetapi tidak semuanya mampu memobilisasi. Jika potensi tidak digerakkan, kita akan berjalan lambat seperti kura-kura yang tidak akan sampai pada tujuan,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan sebuah institusi pada akhirnya bermuara pada kualitas kepemimpinan. Dalam perspektif Islam berkemajuan yang menjadi ruh Muhammadiyah, seorang kader dituntut memiliki pola pikir maju sebagaimana teladan pendiri Muhammadiyah, K.H. Ahmad Dahlan.
Ketua Umum PP Muhammadiyah juga menyoroti pentingnya relasi yang baik dengan berbagai sektor sebagai ciri gerakan Muhammadiyah yang selalu bertindak secara matang dan penuh pertimbangan.
Dia menjelaskan bahwa seorang pemimpin memiliki banyak fungsi strategis, mulai dari menjaga ketertiban organisasi hingga memberikan arah yang jelas bagi seluruh anggota. Pemimpin, katanya, harus mampu menjadi sosok yang “didahulukan selangkah dan ditinggikan seranting” karena memiliki tanggung jawab moral dan organisatoris.
Wakil Menteri Kemendikdasmen RI, Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A memberikan apresiasi atas pelantikan Prof. Dr. Akrim, M.Pd sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) periode 2026–2030. Dia menilai proses pergantian kepemimpinan di UMSU menunjukkan praktik regenerasi yang sehat dan berkelanjutan dalam dunia pendidikan tinggi.
Dia menilai perkembangan UMSU selama ini menjadi contoh nyata transformasi pergruan tinggi yang berlangsung secara mulus dengan menekankan prinsip keberlanjutan dan kesinambungan kepemimpinan.
Menurutnya, regenerasi kepemimpinan yang berjalan baik justru akan memperkuat kesiapan UMSU dalam menyukseskan agenda besar Persyarikatan Muhammadiyah, termasuk pelaksanaan Muktamar mendatang.
Prof. Agussani berpesan kepada Rektor UMSU yang baru agar memimpin dengan keteguhan, tidak menyimpan dendam, serta menjawab berbagai tantangan dengan prestasi.
“Rawat UMSU dengan kebersamaan. Catatan emas ini harus terus kita ukir,” katanya.
Dia juga menyampaikan perkembangan pembangunan infrastruktur kampus terpadu sebagai lokasi Muktamar Muhammadiyah Aisyiyah tahun 2027, di antaranya Auditorium UMSU yang telah mencapai 38 persen pembangunan senilai Rp122 miliar, Sport Hall 75 persen senilai Rp19,5 miliar, serta dimulainya pembangunan Masjid Ahmad Dahlan yang turut mendapat dukungan pemerintah daerah.
Menuju Kampus Digital Dunia Rektor UMSU yang baru dilantik, Prof. Dr. Akrim, M.Pd menyampaikan bahwa kepemimpinan yang diembannya merupakan amanah besar untuk melanjutkan capaian sebelumnya.
“Masa lalu adalah pelajaran, masa kini adalah cerminan, dan masa depan adalah impian yang harus kita wujudkan bersama,” ungkapnya.
Dia mengusung visi menjadikan UMSU sebagai kampus digital berkelas dunia berbasis riset dan inovasi berdampak melalui kepemimpinan transformatis, inklusif, dan humanis. (REL)








