POTRETBISNIS.COM, MEDAN – DPD Real Estat Indonesia (REI) Sumatera Utara memasang target ambisius untuk membangun 25.000 unit rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) pada tahun 2026. Langkah ini diambil guna mendukung program Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan realisasi 350.000 unit rumah subsidi secara nasional.
Ketua REI Sumut, Rakutta Karo-karo, mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 pihaknya berhasil merealisasikan 11.927 unit rumah MBR. Capaian tertinggi tercatat di Kabupaten Deli Serdang, disusul Kota Pematangsiantar, Simalungun, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, dan Tanjungbalai.
“Meskipun capaian tahun lalu belum menyentuh target 20 ribu unit, itu tetap salah satu pencapaian terbaik. Tahun ini kami optimistis mencapai 25 ribu unit. Sekitar 80 persen dari 333 anggota aktif REI Sumut fokus pada pembangunan rumah MBR,” ujar Rakutta dalam acara Silaturahim dan Syukuran DPD REI Sumut di Le Polonia Medan, Jumat (23/1).
Kendala Lahan dan Peran Perbankan
Untuk memuluskan target tersebut, REI Sumut meminta Pemerintah Daerah (Pemda) melakukan verifikasi faktual sebelum menetapkan Lahan Sawah Dilindungi (LSD) ke dalam Rencana Tata Ruang Daerah. Hal ini krusial agar pengembang tidak terjepit aturan tata ruang saat hendak membangun.
Senada dengan hal itu, Kadis Cipta Karya dan Tata Ruang Deli Serdang, Rachmadsyah, memastikan pihaknya tengah melakukan verifikasi faktual terkait LSD tersebut. “Tujuannya agar developer memiliki kepastian hukum dan lebih mudah membangun rumah sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Dari sisi pembiayaan, Penasihat DPD REI Sumut, Andi Atmoko Panggabean, mendorong kolaborasi perbankan yang lebih masif. Ia berharap Bank Sumut sebagai bank daerah bisa meng-cover setidaknya 5.000 unit, sementara sisanya dikelola oleh Bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara).
Aksi Sosial
Di sela agenda strategis tersebut, REI Sumut juga menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan kepada 10 panti asuhan yang terdampak bencana banjir pada November lalu. Beberapa penerima bantuan di antaranya adalah Panti Cermin Kasih Abadi, Yayasan Karya Murni, hingga Panti Lotus Bonitatis. (***)










