PotretBisnis.Com, JAKARTA-PT Pelabuhan Tanjung Priok Cabang Jambi terus memperkuat perannya dalam mendukung kelancaran arus logistik dan distribusi komoditas di wilayah Jambi dan sekitarnya. Upaya ini dilakukan melalui peningkatan kinerja operasional, optimalisasi layanan, serta penguatan sinergi dengan para pemangku kepentingan.
Sebagai pelabuhan multipurpose di wilayah Sumatera, fasilitas ini menjadi simpul penting rantai pasok regional, khususnya untuk komoditas curah kering dan general cargo. “Kami terus mendorong peningkatan produktivitas guna memastikan distribusi berjalan lancar dan pelayanan semakin optimal,” ujar Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Jambi.
Sepanjang 2025, throughput tercatat 1,55 juta ton/m³ atau tumbuh 30 persen dibanding tahun sebelumnya. Kinerja tersebut didominasi curah cair 1,23 juta ton, diikuti bag cargo 244 ribu ton, curah kering 65 ribu ton, dan general cargo 11 ribu ton. Produktivitas juga meningkat, terlihat dari kenaikan Ton Ship Day (TSD) curah kering sebesar 14 persen.
Memasuki Triwulan I 2026, throughput mencapai 388,7 ribu ton/m³, naik 3,81 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan terutama didorong bag cargo dan curah cair, yang menunjukkan konsistensi aktivitas logistik di wilayah tersebut. “Kinerja ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan pengguna jasa dan kuatnya sinergi dengan stakeholder,” kata Branch Manager, Romi Hasbeni.
Dari sisi infrastruktur, operasional didukung dua wilayah utama, yakni Talang Duku dan Muara Sabak, dengan fasilitas dermaga multipurpose, lapangan penumpukan lebih dari 60 ribu m², serta gudang berkapasitas hingga 3.000 ton. Beragam peralatan seperti mobile crane, conveyor, hingga excavator turut menunjang kelancaran bongkar muat.
Dengan tren kinerja positif, PTP Nonpetikemas Cabang Jambi berkomitmen terus meningkatkan efisiensi operasional, kualitas layanan, serta memperkuat peran dalam mendukung konektivitas logistik dan pertumbuhan ekonomi daerah.









