PotretBisnis.com, MEDAN – Balutan busana etnis dari berbagai daerah, iringan tarian prosesi multietnis, serta liturgi yang dilantunkan dalam beragam bahasa daerah menjadikan Kebaktian dan Perayaan Natal Keluarga Besar Badan Rohani Kristen (BRK) RSUP H Adam Malik Tahun 2025 berlangsung meriah, hangat, dan penuh makna persatuan.
Ribuan jemaat yang terdiri dari pegawai, keluarga pegawai, dan para pensiunan memadati Gedung Gereja Bethel Indonesia (GBI) Rumah Persembahan, Jalan Jamin Ginting, Medan, untuk bersama-sama merayakan Natal dalam satu iman dan kasih Kristus.
Perayaan Natal tahun ini mengangkat tema “Bhinneka Tunggal Ika dalam Kristus”, yang bersumber dari Efesus 4:3–8, menegaskan panggilan iman untuk hidup dalam kesatuan di tengah keberagaman. Kebaktian dipimpin oleh Pendeta DR. Kalvinsius Jawak, M.Si, yang mengajak seluruh jemaat memaknai Natal sebagai momentum memperkuat persaudaraan, kerendahan hati, dan semangat melayani.
Kehadiran Pimpinan dan Keluarga Besar Rumah Sakit
Natal BRK RSUP H Adam Malik 2025 turut dihadiri jajaran pimpinan rumah sakit, di antaranya Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUP H Adam Malik Medan, Dr. dr. Otman Siregar, Sp.OT(K) Spine, MH, beserta istri, Direktur Perencanaan, Keuangan, dan Layanan Operasional (Dir. PKLO), Drs. Sudarto, MM, Ketua BRK RSUP H Adam Malik, dr. Utama Abdi Tarigan, Sp.BP(K) beserta istri, serta Ketua Panitia Natal, dr. Chrismas Gideon Bangun, M.Ked (An), Sp.An (K) beserta istri.
Kehadiran pimpinan bersama keluarga besar RSUP H Adam Malik memperkuat makna Natal sebagai perayaan kebersamaan lintas profesi, generasi, dan latar belakang dalam satu tujuan pelayanan.
Keberagaman sebagai Kekuatan Pelayanan
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Natal, dr. Chrismas Gideon Bangun, M.Ked (An), Sp.An (K), menegaskan bahwa keberagaman adalah anugerah yang harus dirawat dan dihidupi dalam pelayanan.
“Keberagaman menjadi kekuatan yang mempersatukan, bukan untuk memisahkan. Di rumah sakit, perbedaan suku, budaya, dan latar belakang justru menjadi peran penting untuk bersama-sama menghadirkan pelayanan terbaik bagi pasien. Pasien harus dikasihi dan dilayani,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran direksi, manajemen, serta seluruh panitia yang telah bekerja keras sehingga rangkaian kegiatan Natal, baik Natal bersama pasien maupun Natal keluarga besar BRK dapat terlaksana dengan baik dan penuh makna.
Sementara itu, Ketua BRK RSUP H Adam Malik, dr. Utama Abdi Tarigan, Sp.BP(K), menyampaikan terima kasih kepada ketua panitia dan seluruh panitia atas dedikasi, kebersamaan, dan pelayanan yang tulus dalam menyukseskan perayaan Natal tahun ini.
Natal sebagai Momentum Pembaruan Iman
Mewakili Direktur Utama RSUP H Adam Malik, Dr. dr. Otman Siregar, Sp.OT(K) Spine, MH, menyampaikan bahwa Natal merupakan kesempatan untuk menyegarkan dan memperbarui iman.
“Melalui Natal ini, kita dapat me-_refresh_ iman kita, merefleksikan nilai-nilai kehidupan, memperbarui semangat, serta meningkatkan kasih kita terhadap sesama,” ujarnya.
Usai memberikan sambutan, dr. Otman juga menyempatkan diri mengunjungi kebaktian Natal anak-anak pegawai yang dilaksanakan di dua gedung berbeda, sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap pembinaan iman generasi muda keluarga besar RSUP H Adam Malik.
Meriah dalam Budaya, Khidmat dalam Iman
Perayaan Natal berlangsung semakin semarak dengan penampilan penyembahan berupa vocal group, koor, liturgi multibahasa, serta drama yang dibawakan oleh pegawai RSUP H Adam Malik. Seluruh rangkaian ibadah diperkaya dengan tarian prosesi multietnis yang menggambarkan persatuan dalam keberagaman, selaras dengan tema Natal tahun ini.
Hujan deras yang mengguyur Kota Medan pada hari pelaksanaan ibadah tidak menyurutkan semangat jemaat. Justru, suasana tersebut dimaknai sebagai simbol ajakan untuk membersihkan diri dari keegoisan dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada pasien dan lingkungan pelayanan di RSUP H Adam Malik.
Pesan Firman: Diciptakan Berbeda, Dipersatukan dalam Kristus
Dalam khotbahnya, Pendeta DR. Kalvinsius Jawak, M.Si menyampaikan bahwa tema Natal tahun ini mengingatkan kembali pada hakikat penciptaan manusia. “Allah menciptakan kita berbeda-beda, namun serupa dan segambar dengan-Nya. Keberagaman adalah kehendak Tuhan yang harus dirawat dalam kasih dan persatuan,” tuturnya.
Ia mengajak seluruh jemaat menjadikan Natal sebagai momentum memperkuat komitmen iman dan pelayanan, baik dalam keluarga, gereja, maupun di lingkungan kerja, khususnya dalam melayani pasien dengan kasih yang tulus.
Perayaan Natal Keluarga Besar BRK RSUP H Adam Malik 2025 berlangsung meriah dan sarat makna kebudayaan. Seluruh jemaat tampak mengenakan ornamen dan busana etnis dari berbagai daerah di Indonesia, mencerminkan kekayaan budaya Nusantara yang hidup dalam satu iman.
Suasana ibadah semakin semarak dengan tarian prosesi multietnis yang mengiringi jalannya liturgi, menjadi simbol persatuan dalam keberagaman sebagaimana diangkat dalam tema Natal tahun ini.
Tidak hanya itu, rangkaian ibadah juga diperkaya dengan liturgi yang dibawakan dalam berbagai bahasa daerah, menggambarkan bahwa perbedaan bahasa dan budaya bukanlah pemisah, melainkan keindahan yang menyatu dalam kasih Kristus. Harmoni budaya dan iman tersebut menghadirkan suasana Natal yang penuh sukacita, kebanggaan, serta rasa memiliki sebagai satu keluarga besar RSUP H Adam Malik.
Melalui Perayaan Natal Keluarga Besar BRK RSUP H Adam Malik 2025 ini, BRK menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan kerja dan pelayanan kesehatan.
Natal menjadi pengingat bahwa pelayanan yang bermakna lahir dari hati yang bersatu, menghargai perbedaan, dan digerakkan oleh kasih. (rel/ndi)
Teks Foto:
Keluarga Besar BRK RS Adam Malik Medan di gedung GBI Rumah Persembahan sebelum pelaksanaan ibadah Natal BRK RS Adam Malik.









