PotretBisnis.com, MEDAN-Terminal Penumpang Bandar Deli melayani Kapal Ro-Ro Fery Damai Lautan Nusantara (DLN), Sabtu (14/10) di Pelabuhan Belawan, Medan. Terminal Penumpang Bandar Deli Pelabuhan Belawan diketahui telah beroperasi sejak Juni 2016 dan mampu menampung 2.500 penumpang.
Executive General Manager (GM) Belawan Jonedi Ramli mengatakan persiapan Terminal Penumpang Bandar Deli untuk menyambut Kapal Ro-Ro Fery DLN sudah cukup matang yaitu dengan melakukan koordinasi dengan berbagai stakeholder khususnya Kantor Kesyahbandaran Utama Belawan, Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Belawan dan pihak pelayaran.
Direktur Utama DLN, Cardha Damanik mengatakan, rute ini sendiri, sebutnya merupakan upaya meninimalisir risiko sekaligus menghubungkan logistik serta ketergantungan antar pulau. “Kita melihatnya sederhana, dari Jakarta sampai Medan, perjalanan darat ditempuh 2.000 kilometer berikut dengan risiko-risiko. Kita sebetulnya masuk di area logistik, sehingga hasil-hasil bumi bisa berhubungan, jadi ketergantungan antar pulau (teratasi). Salah satunya Batam itu juga ketergantungannya kepada pulau-pulau lain kan cukup besar. Hal ini yang kita lihat sebagai prospek yang cukup baik. Dan agar kita bisa meminimalisir risiko di jalan raya, kita geser ke laut. Logistik, jadi kita segmennya, orang bisa berangkat (kapal) bersama kendaraannya,” ungkapnya.
General Manager DLN Cabang Belawan, Rudi Damanik menjelaskan, untuk di Belawan ini, rute sandar kapal DLN memang dilakukan karena melihat peluang demand, khususnya terkait hasil bumi (komoditi) seperti dari wilayah Merek, Tanah Karo, Simalungun, bisa keluar dari daerahnya (via kapal Ro-Ro DLN).
“Hasil bumi yang dari Merek, Tanah Karo, Simalungun dan lain-lain, artinya keluar dari daerahnya, itu kan sebelumnya lewat jalur lain, sekarang kan sudah bisa langsung lewat Belawan. Harapannya, namanya memulai pasti ada progress, dan kita pelajari. Sekarang ini target sih belum, tapi kalau pelayanan, kita harus tunjukkan dulu kita ada, dan sudah disampaikan ke media sosial (Medsos) dan lainnya, ini kapal kita. Dan kita punya jadwal yang regular, secara tidak langsung (diberitahukan kepada masyarakat). Saat ini kita masih ikuti rute seminggu sekali setiap hari Sabtu,” jelasnya.
Kepala Bidang Keselamatan Berlayar, Kesyahbandaran Utama Belawan, Marganda Lamhot Asi Sihite SE, M.Mtr. mengatakan, hal ini menjadi potensi baik bagi Sumatera Utara. “Kami berharap kedatangan kapal ini untuk menambah (Kapal) yang sudah ada selama ini, kan sudah ada PT Pelni. Rute Medan, Batam sampai Jakarta, kita harap meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat , atau roda ekonomi di Sumut khususnya. Juga menambah alternatif masyarakat dan memudahkan sarana transportasi,” jelasnya.
Sebagaimana kita ketahui bahwa, Terminal Penumpang Bandar Deli Pelabuhan Belawan telah beroperasi sejak Juni 2016 dan mampu menampung 2.500 penumpang, pemanfaatan sejumlah fasilitas modern menjadi kebanggaan tersendiri bagi PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan, sejumlah fasilitas tersebut terdiri dari 2 unit garbarata dan pemasangan automatic gate atau pintu otomatis di seluruh pintu masuk Bandar Deli.
Ruang Tunggu Terminal Penumpang Ekonomi, Kelas 1 dan kelas 2 yang nyaman dan bersih didukung pemilihan furniture dan design bangunan yang mewah serta lighting yang menarik juga semakin menambah kenyamanan ketika memasuki ruang tunggu terminal penumpang VIP, kelengkapan lainnya seperti ruang klinik kesehatan, ruang ibu menyusui, dan mushola serta smoking area yang berada di ruang terminal ekonomi, kelas 1 dan kelas 2.
Pelindo tetap berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat pengguna jasa transportasi laut. (PB-rel)










