PotretBisnis.com, JAKARTA – Pendiri sekaligus pemilik layanan berbasis teknologi ‘Gojek’ Nadiem Makarim masuk dalam jajaran Bloomberg 50. Bloomberg selama dua tahun belakangan memiliki laporan tentang pandangan mereka kepada 50 orang yang memiliki pencapaian khusus mulai dari bidang bisnis, hiburan, keuangan, politik, serta teknologi dan ilmu pengetahuan.
Nadiem bisa masuk ke dalam jajaran 50 orang hebat versi Bloomberg lantaran bisa mengubah kehidupan kota di Indonesia dengan cepat. Sekarang Go-Jek melakukan ekspansi pertama di luar ekonomi terbesar di Asia Tenggara, dengan memperluas bisnis hingga ke Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.
“Tidak ada aplikasi lain yang telah mengubah kehidupan kota Indonesia dengan cepat dan dalam seperti Go-Jek, yang mana Makarim, lulusan Sekolah Bisnis Harvard, berkembang dari fokus 2015 pada pemesanan ojek menjadi cara untuk membayar tagihan,memesan makan siang, atau menjadwalkan pembersihan rumah,” tulis laporan tersebut, Jum’at (7/12).
Rencana pertumbuhan meningkatkan persaingannya dengan Grab, satu-satunya kompetitor Gojek saat ini. Hal itu telah mendorong pendanaan besar-besaran dari SoftBank Group Corp dan investor lainnya ke dalam dorongan agresif di seluruh wilayah, termasuk ke Indonesia.
Ada banyak bisnis yang harus diraih yakni pasar serba naik di Asia Tenggara diperkirakan hampir empat kali lipat, dari USD 7,7 miliar atau Rp 111,6 triliun (kurs Rp 14.500) pada 2018 menjadi USD 28 miliar pada 2025, menurut laporan dari Google dan perusahaan investasi negara Singapura Temasek Holdings Pte. Peluang tersebut dapat menjelaskan mengapa Google, Tencent Holdings Ltd., JD.com Inc., dan investor marquee Tiongkok lainnya ingin masuk.
Investasi mereka menghargai perusahaan Makarim sekitar USD 5 miliar atau setara Rp 72,5 triliun pada bulan Januari, dan dia yakin tentang apa yang akan terjadi di masa depan. “Imajinasi kolektif kita tidak dapat disalin atau dikeluarkan,” katanya. (PB/Arn)










