• Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Ketentuan Penggunaan
Thursday, April 16, 2026
Potret Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Umum
  • Transportasi
  • Agri Bisnis
  • Perbankan
  • Perdagangan
  • Jasa
  • Otomotif
  • Politik
  • Home
  • Umum
  • Transportasi
  • Agri Bisnis
  • Perbankan
  • Perdagangan
  • Jasa
  • Otomotif
  • Politik
No Result
View All Result
Potretbisnis
No Result
View All Result

Mengintip Karya Seniman Pontianak di Colorful Khatulistiwa 2018

Andi Rambe by Andi Rambe
September 25, 2018
in Jasa, Terkini
0
Mengintip Karya Seniman Pontianak di Colorful Khatulistiwa 2018

Seniman Kalimantan Barat Yohanes Palaunsuka, Kristianus S.Sn, Yudi Purbaya dan Jayus Agustono akan menggelar Pameran Seni Rupa bertema Colorful Khatulistiwa 2018 di Taman Budaya, Jalan Ahad Yani, Pontianak mulai 27 September 2018 sampai 1 Oktober 2018. PotretBisnis/HSP

READ ALSO

Roadshow Sumatra “Pelangi di Mars” Sambangi Empat Kota, Bawa Mimpi Anak Tanpa Batas

Polres Labusel Bagikan Takjil, Sampaikan Pesan Bahaya Narkoba

PotretBisnis.com, PONTIANAK– Perhelatan Tahunan Pontianak Art Exhibition kembali digeber para Seniman perupa Kalimantan Barat di Taman Budaya Kalbar, Jalan Ahmad Yani, Pontianak pada 27 September hingga 1 Oktober 2018. Ajang para perupa untuk menampilkan karya terbaik. Dengan mengangkat tema Colorful Khatulistiwa dan diikuti oleh lebih dari 20 perupa Kalbar dan 1 seniman dari Sarawak, Malaysia.

 
Koordinator Pameran, Yohanes Palaunsoeka mengungkapkan, event tahunan yang akan digelar pada tahun 2018 ini merupakan yang ketiga kalinya digelar sejak 2016 yang lalu. 
 
“Tajuk yang kita angkat adalah Pontianak Art Exhibition, namun tema yang diusung setiap tahunnya selalu berubah,” ujar Yohanes, Senin (24/9/2018).
 
Yohanes menambahkan, para perupa yang tergabung dalam pameran ini setiap tahunnya selalu berupaya menjadikan even ini sebagai agenda resmi di Kalimantan Barat. 
 
Sebelum tahun 2016, dalam setahun ada tiga agenda even pameran seni rupa yang dihelat para perupa Kalbar. Event itu diantaranya pameran, lomba dan pameran bersama di luar Kalbar.
 
“Dulu dalam satu tahun bisa tiga kali melakukan pameran seni rupa. Tapi sejak tiga tahun lalu hanya bisa satu kali saja dalam setahun, yaitu satu kali untuk pameran dan satu kali untuk lomba,” ujarnya. 
 
Karya seni yang akan ditampilkan diantaranya seni murni berupa seni lukis, seni kriya dan seni pahat. Meski demikian, para pelaku seni rupa di Kalimantan Barat yang jumlahnya sangat banyak belum bisa dilibatkan secara maksimal. 
 
Jumlah karya yang akan ditampilkan dalam pameran tersebut sebanyak 46 karya dari berbagai bidang seni rupa. 
Sementara itu, Kepala UPT Taman Budaya Kalbar, Kristianus mengatakan setiap tahun pihaknya selalu menganggarkan untuk pelaksanaan kegiatan pameran seni rupa, termasuk memfasilitasi kegiatan tersebut.
 
“Keinginan kita setiap tahunnya sebenarnya ingin membuat kegiatan pameran yang jumlahnya banyak pula. Namun, dalam hal ini kita sudah dianggarkan setiap tahun dan anggaran tersebut tak hanya untuk seni rupa semata, tapi untuk bidang seni yang lainnya,” ujar Kristianus. 
 
Tak seperti pada pelaksanaan tahun sebelumnya, pada tahun ini pameran akan diselenggarakan di lokasi Taman Budaya. Meski sarana dan prasarana untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut dinilai tidak representatif, namun tidak mengurangi semangat dalam menampilkan karya para seniman. 
 
Biasanya pameran dilaksanakan di luar Taman Budaya, seperti misalnya di area Museum Kalbar, Rumah Betang, dan beberapa lokasi lainnya. 
 
“Tahun ini kita coba di dalam lingkungan Taman Budaya sendiri. Karena kita tahu sendiri, Taman Budaya saat ini tidak memiliki ruang pamer, hanya ada ruang tertutup dan terbuka untuk seni pertunjukan,” papar Kristianus. 
 
“Kami juga ingin menunjukkan bahwa para perupa juga ada didalam lingkungan Taman Budaya ini,” sambungnya. 
 
Kristianus berharap, kawasan Taman Budaya bisa lebih diperhatikan, lantaran sejak dibangun puluhan tahun lalu, belum pernah dilakukan pembenahan pada gedung utama. 
 
“Kita juga berharap Taman Budaya kelak bisa mempunyai ruang pamer yang representatif dan bisa menjadi wadah kesenian di Kalbar,” pungkasnya. 
 
Senada dengan Kristianus, salah satu Seniman, Jayus Agustono mengungkapkan, sebagai salah satu seniman yang mengikuti pameran juga menginginkan adanya sebuah tempat yang representatif untuk ruang pameran semacam galeri. Sejauh ini, menurutnya belum ada tempat yang cocok untuk para seniman menampilkan karya mereka dalam wadah seperti yang dimaksud tersebut. 
 
Meski demikian, Jayus maupun para perupa lainnya mendukung perhelatan pameran seni rupa tersebut, walau dalam keterbatasan. 
 
“Karena  memang untuk menyelenggarakan kegiatan ini juga membutuhkan biaya yang besar, jadi mungkin salah satu kendalanya ya itu, masalah pendanaan,” ujarnya. 
 
“Secara pribadi saya mengapresiasi Taman Budaya yang pada tahun ini menyelenggarakan kegiatan ini di lingkungan Taman Budaya sendiri. Saya fikir ini juga merupakan salah satu kritikan untuk pemerintah daerah, dimana sekelas Kalbar khususnya Pontianak belum ada tempat atau galeri untuk memajang karya,” tutupnya. (PB/HSP)
Tags: bisnisMengintip Karya Seniman Pontianak di Colorful Khatulistiwa 2018pontianakpotretpotret bisnisseniman

Related Posts

Roadshow Sumatra “Pelangi di Mars” Sambangi Empat Kota, Bawa Mimpi Anak Tanpa Batas
Jasa

Roadshow Sumatra “Pelangi di Mars” Sambangi Empat Kota, Bawa Mimpi Anak Tanpa Batas

March 23, 2026
Polres Labusel Bagikan Takjil, Sampaikan Pesan Bahaya Narkoba
Terkini

Polres Labusel Bagikan Takjil, Sampaikan Pesan Bahaya Narkoba

March 19, 2026
Ardit Erwandha Raih Pujian Saat Perankan Arga di Film Tunggu Aku Sukses Nanti
Terkini

Ardit Erwandha Raih Pujian Saat Perankan Arga di Film Tunggu Aku Sukses Nanti

March 17, 2026
Ramadan Berbagi di Medan Tuntungan, 2.000 Paket Baksos Disalurkan kepada PMS Sumut
Jasa

Ramadan Berbagi di Medan Tuntungan, 2.000 Paket Baksos Disalurkan kepada PMS Sumut

March 16, 2026
Film Na Willa Tayang Lebih Dulu di 22 Kota, Tiket Jakarta Sold Out
Jasa

Film Na Willa Tayang Lebih Dulu di 22 Kota, Tiket Jakarta Sold Out

March 12, 2026
Komunitas GIS Medan Ajak Puluhan Ojol Wanita Buka Bersama, Do’akan Kemerdekaan Palestina
Jasa

Komunitas GIS Medan Ajak Puluhan Ojol Wanita Buka Bersama, Do’akan Kemerdekaan Palestina

March 3, 2026
Next Post
GarudaFood Harumkan Indonesia di Asean Golden Agrow Award 2018 Filipina

GarudaFood Harumkan Indonesia di Asean Golden Agrow Award 2018 Filipina

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

EDITOR'S PICK

Jaringan Telkomsel Padam, Pelanggan di Medan Mengeluh

Jaringan Telkomsel Padam, Pelanggan di Medan Mengeluh

August 11, 2020
Komitmen Pelindo Multi Terminal Mewujud di Terminal Martapura Baru Banjarmasin

Komitmen Pelindo Multi Terminal Mewujud di Terminal Martapura Baru Banjarmasin

October 14, 2023

Pemerintah Beri Dukungan Pasokan Gas, PGN Teken PJBG dan Kerja Sama Strategis di IPA Convex 2025

May 21, 2025
Denintel Kodam I/Bukit Barisan Gagalkan Peredaran Sabu 20 Kg

Denintel Kodam I/Bukit Barisan Gagalkan Peredaran Sabu 20 Kg

December 21, 2024

POPULAR NEWS

No Content Available
Potret Bisnis

© 2022 Potretbisnis.com by Webmedan.

Navigate Site

  • Home
  • Umum
  • Transportasi
  • Agri Bisnis
  • Perbankan
  • Perdagangan
  • Jasa
  • Otomotif
  • Politik

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Umum
  • Transportasi
  • Agri Bisnis
  • Perbankan
  • Perdagangan
  • Jasa
  • Otomotif
  • Politik

© 2022 Potretbisnis.com by Webmedan.

404 Not Found

404 Not Found


nginx/1.18.0 (Ubuntu)