
PotretBisnis.com, MEDAN – Tim Sekolah Tinggi Olahraga Kesehatan (STOK) Bina Guna Medan tasbihkan diri sebagai juara diajang International Marathon Championship of Petanque yang berakhir Minggu (6/5/1018).
Kampiun STOK Bina Guna ini setelah tim double Andriadi Simanjuntak/ Rudi Irwanto kandaskan perlawanan tim Tugu Muda Semarang 2 yang diperkuat Soimah/Feiv Hidayat, dengan skor telak 13-2, yang digelar di Lapangan STOK Bina Guna Medan, Jalan Alumunium Raya, Medan. Dengan demikian STOK Bina Guna berhak menerima trofi dan uang tunai Rp 5 juta, sedangkan Runner up meraih trofi plus uang pembinaan Rp 2 juta.
Sedangkan peringkat ketiga direbut tim Universitas Jambi 1 yang diperkuat pasangan Abun Nawan/ Nurul Arman Hadi, usai menang 13-6 atas pasangan tim Stok Bina Guna Medan 6 yang diperkuat Puma Reka/Erri Haposan. Peringkat ketiga menerima trofi dan uang Rp 1 juta, dan peringkat keempat mendapat uang tunai Rp 1 juta.
Sementara peringkat kelima direbut tim STOK Bina Guna 4 (Nosanta Yepi Ginting/Delfina Theresia S), peringkat keenam Universitas Jambi 2 (Wilhmus Ola Beda/Fajri Wijaya), ketujuh Malaysia 11 (Sazali/Zahin), kedelapan tim Aceh 3 (Ali Aruansah/ Agus Maulizar). Peringkat kelima hingga kedelapan masing – masing mendapat uang pembinaan Rp 500 ribu.
Keberhasilan ini mendapat apresiasi dari ketua STOK Bina Guna Medan, dr Hj Liliana Puspa Sari SPd MKes. Selain sukses prestasi, STOK Bina Guna Medan juga dinilai sukses sebagai tuan rumah pelaksana, karena hingga dua hari pelaksanaan turnamen berskala internasional tersebut berjalan lancar. “Alhamdulillah juara 1 bisa kita raih. Keberhasilan ini patut kita syukuri bersama. Menurunkan 12 tim, torehan ini juga sangat baik. Terima kasih kepada atlet, pelatih, seluruh peserta dan juga panitia yang telah menyukseskan kejuaraan ini,” ucap wanita yang akrab disapa Lili itu.
Lebih lanjut dikatakan Lili yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Sumut ini, kelima atlet binaan Program Sumut Emas (PSE) yang akan dipersiapkan pada PON 2020 Papua, dinilai mampu memenuhi ekspektasi di kejuaraan ini. Terbukti, mereka Rudi Irwanto dkk mampu menjadi yang terbaik dengan mengalahkan provinsi lain yang juga calon lawan di PON nanti.
“Saya juga apresiasi hasil nyata yang telah ditunjukkan para atlet PSE Sumut di kejuaraan ini. Keberhasilan mereka ini membuktikan bahwa seluruh program latihan yang telah dijalani selama ini hasilnya bagus. Begitupun, mereka jangan cepat berpuas diri, karena masih ada kejuaraan yang lebih bergengsi,” pungkas Lili. (Pbc/ziq)








