
PotretBisnis.com, BALI- Pekerja menata tandan buah segar kelapa sawit ke atas truk sebelum dibawa ke pabrik pengolahan di Teluk Dalam, Simpang Empat, Asahan, Sumut, belum lama ini.
Pengusaha kelapa sawit kembali meminta kepada pemerintah supaya minyak sawit ditetapkan sebagai komoditas strategis Indonesia.
Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Joko Supriyono memaparkan permintaan tersebut berdasarkan sejumlah pertimbangan seperti penyerapan tenaga kerja, pemberantasan kemiskinan, pembangunan daerah dan penghasilan devisa yang terbesar.
“Industri minyak sawit menyerap tenaga kerja sebanyak kurang lebih 4 juta orang apabila dalam 1 keluarga rata-rata berjumlah 4 orang maka terdapat 16 juta orang yang mengandalkan hidupnya dalam industri minyak sawit,” katanya pekan lalu dalam pembukaan konferensi minyak sawit Indonesia di Nusa Dua, Bali, seperti dikutip bisnis.com.
Selain itu, minyak sawit juga dianggap berperan penting dalam pemberantasan kemiskinan, terutama di daerah terpencil atau pedesaan. PotretBisnis/Andi Rambe/bisnis.com







