
PotretBisnis.com, TOBASA- PT Toba Pulp Lestari Tbk (TPL) melakukan budidaya bibit Pohon Haminjon atau kemenyan di areal konsesi perseroan pengelola bubur kayu tersebut. Kemenyan yang indentik dengan orang Batak biasanya tumbuh secara alami di dalam hutan lindung.
Getah pohon kemenyan memiliki nilai yang cukup tinggi di pasaran. Kemenyan yang tumbuh di hutan Sumut menjadi primadona ini, juga merupakan pencarian bagi warga masyarakat.
Manager Regional II TPL, Tagor Manik mengatakan bahwa keberadaan haminjon di konsesi Hutan Tanaman Industri (HTI) yang dikuasai secara legal dari pemerintah ini adalah sumber mata pencarian bagi sejumlah petani.
“Pohon Kemenyan menjadi sumber mata pencarian bagi sekelompok petani yang berdampingan dengan areal konsesi TobaPulp. Mengetahui keberadaan ini maka perusahaan berupaya memelihara dan melindunginya serta mencoba membudidayakannya”, ujar Tagor didampingi Corporate Communication Kantor Cabang Medan Dedy Armaya dan Humas Porsea Juliandri di Toba Samosir, Kamis (25/2).
Dia menambahkan TPL berkomitmen menjaga dan melestarikan kawasan lindung yang berada di konsesi HTI, dengan melakukan budiday bibit kemenyan yang diperoleh dari pohon unggulan. “Sejak tahun 2012, kita mengembangkan budidaya bibit kemenyan yang dipusatkan di Nursery TobaPulp,” tambahnya.
Dikatakan perseroan telah berhasil mencetak 3.000 bibit perbulan. Bibit kemenyan tersebut kita bagi-bagikan ke masyarakat agar ikut menanam dan melestarikan kemenyan sebagai wujud pelestarikan kawasan hutan yang berada di sekitar Danau Toba.
“Kita targetkan kedepan bisa menghasilkan 5.000 bibit kemenyan per bulan’, tegasnya. PotretBisnis/Andi Rambe



