PotretBisnis.com, MEDAN-Ikatan Guru Indonesia (IGI) bekerjasama dengan FIF Group Peduli Pendidikan melalui Yayasan Peduli Lingkungan Semut Merah, menggelar pembelajaran Hybrid dalam rangka menjawab keresahan masyarakat Indonesia atas kondisi belajar daring yang sudah berjalan lebih dari setahun akibat terkena dampak pandemi Covid-19.
Acara yang dilakukan Via Zoom Could Meeting, pada Selasa (19/10/2021) secara gratis tersebut, menghadirkan sejumlah pemateri diantaranya Branch Manager FIF Group Medan Robinhot Sipangkar, Waketum I IGI Muliadim Harahap, Ketua IGI Sumut Dewi Sri Indrawati K, Ketua IGI Medan Sami’un Alim, dan Khairina Lubis.
Ketua IGI Sumut, Dewi Sri Indrawati K, yang menjadi salah satu pemateri menjelaskan, dimulainya Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT), memang menjawab keresahan masyarakat Indonesia atas kondisi belajar daring yang sudah berjalan lebih dari 1 tahun.
“PTMT tentulah tidak seoptimal idealnya pembelajaran luring dengan konsep terbatas, tapi dibutuhkan sebuah solusi strategi pembelajaran agar pembelajaran dapat berjalan efektif.
Hybrid Learning adalah salah satu solusi yang dapat kita terapkan, perpaduan pembelajaran luring dan daring. Dengan adanya kegiatan luring yang terbatas dapat dioptimalkan dengan moda daring,” kata Dewi yang juga menjabat Kepala Sekola SMP Negeri 4 Medan ini.
Sebagai seorang pendidik, sambungnya, kita selalu berusaha memberikan suasana atau kegiatan pembelajaran yang efektif.
Hrapannya agar bagaimana caranya pendidik selalu mencari solusi agar kegiatan pembelajaran dapat berjalan seoptimal mungkin dengan menggunakan berbagai media maupun platform yang dapat menunjang keberhasilan kegiatan pembelajaran.
Pada acara webinar tersebut para peserta juga mendapatkan sertifikat dan modul Diklat terkait materi yang disampaikan. (PB/rel)











