Home Industri Strategi Digital Garudafood Menuju Industri 4.0
IndustriPerdagangan

Strategi Digital Garudafood Menuju Industri 4.0

Share
garudafood
Johanes Hartanto, Head of Corporate Information Technology Garudafood (kedua kiri) didampingi Dian Astriana, Head of Corporate Communication & Relations Garudafood (kanan) berdiskusi dengan Yakob Utama Chandra, Lecture Specialist Binus University (kedua kanan) mengenai salah satu strategi digital Garudafood menuju industri 4.0 usai seminar “Information System for the Enterprise” di Universitas Binus , Alam Sutra-Tangerang (3/12). PotretBisnis/Dok GF
Share

‘Kami terus berbenah dan mempersiapkan teknologi informasi yang terintegrasi di semua lini proses bisnis Garudafood yang berbasis digital yakni kontrol yang menggunakan mobile atau smartphone. Model bisnis process seperti ini bertujuan untuk mempercepat proses bisnis serta mendukung produktivitas organisasi”

PotretBisnis.com, TANGERANG–  PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) sebagai salah satu perusahaan makanan dan minuman terus melakukan improvement dan inovasi untuk semakin memperkuat sistem teknologi informasi dan komunikasi berbasis digital sebagai salah satu cara menuju industri 4.0.

Ditemui di sela-sela seminar“Information System for the Enterprise” yang diselenggarakan di Universitas Binus fakultas Sistem Informasi Alam Sutra-Tangerang, Senin  (3/12), Johanes Hartanto, Head of Corporate Information Technology Garudafood memaparkan mengenai “Digital Supply Chain”  yang terintegrasi dari end to end process sehingga tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan konsumen sebagai salah satu strategi Garudafood menuju industri 4.0.

‘Kami terus berbenah dan mempersiapkan teknologi informasi yang terintegrasi di semua lini proses bisnis Garudafood yang berbasis digital yakni kontrol yang menggunakan mobile atau smartphone. Model bisnis process seperti ini bertujuan untuk mempercepat proses bisnis serta mendukung produktivitas organisasi. Selain itu, kami juga melakukan partnering yang biasanya kami sebut dengan IT Managed Service dengan tujuan untuk mendapatkan pelayanan kualitas teknologi informasi terbaik di Garudafood,’ ujar Johanes Hartanto, Head of Corporate Information Technology Garudafood

Perencanaan, pengembangan dan penerapan teknologi informasi (IT Strategic) Garudafood diinisiasi dengan  menerapkan standar prosedur kerja dan kontrol yang baik sesuai dengan kebutuhan bisnis Garudafood.

Penerapan sistem teknologi informasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengawasan, kontrol, efisiensi kerja serta pelaporan yang transparan dan akurat kepada manajemen. Melalui penerapan teknologi informasi ini, Garudafood dapat memiliki landasan yang kuat dalam mengantisipasi dinamika perubahan pasar.

Sebelumnya, pemerintah telah meluncurkan Roadmap Making Indonesia 4.0 untuk kesiapan memasuki era revolusi industri ke-4. Berdasarkan Making Indonesia 4.0, terdapat lima sektor manufaktur yang akan dijadikan pionir, salah satunya adalah industri makanan dan minuman. Konsep industri 4.0 itu sendiri, mengusung adanya integrasi di semua lini dan didukung dengan teknologi informasi yang canggih, sehingga mampu meningkatkan produktivitas organisasi.

Untuk diketahui, Garudafood saat ini memproduksi dan menjual produk makanan dan minuman di bawah lima merek unggulannya yaitu Gery, Garuda, Chocolatos, Leo dan Clevo. Produk-produk tersebut meliputi biskuit, kacang, pilus, keripik, confectionery, minuman susu dan serbuk coklat. Garudafood saat ini telah melakukan penjualan ekspor ke lebih dari 20 negara dengan fokus pada negara-negara ASEAN, China dan India. (PB-Rel-GF)

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles
Industri

S&P Global Ratings Beri INALUM Peringkat BBB-, Tegaskan Peran Strategis Hilirisasi Aluminium

PotretBisnis.com, JAKARTA— PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperoleh peringkat kredit...

Industri

INALUM Perkuat Penanganan Karhutla di Mempawah, 60 Relawan Grup MIND ID Diterjunkan

PotretBisnis.com, JAKARTA- PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperkuat dukungan penanganan...

Industri

INALUM Kirim Bantuan & Relawan untuk Korban Gempa NTT

PotretBisnis.Com, MEDAN-Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) menggerakkan...

Perdagangan

Pedagang Laporkan Lotte Grosir Medan ke Polda Sumut, Dugaan Kerugian Hampir Rp2 Miliar

PotretBisnis.Com, MEDAN-Fitra Burnama Indera (42), seorang pedagang, melaporkan Lotte Grosir Medan yang...