PotretBisnis.Com, JAKARTA – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat transparansi dan kemudahan transaksi jasa kepelabuhanan melalui pengembangan Dashboard Auto Collection System (ACS). Sistem digital ini memungkinkan pengguna jasa memantau status pembayaran secara real time dan mandiri.
Melalui dashboard tersebut, pengguna jasa dapat melihat perkembangan transaksi dalam satu tampilan terpusat. Terdapat tiga status yang bisa dipantau, yakni dana terbayar, dana ditahan, dan dana dirilis.
Direktur Keuangan Pelindo, Bachtiar Soeria Atmadja, mengatakan digitalisasi sistem pembayaran tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga meningkatkan akurasi pencatatan dan efektivitas rekonsiliasi keuangan.
“Digitalisasi sistem pembayaran tidak hanya memberikan kemudahan dalam bertransaksi, tetapi juga mendukung transparansi, akurasi pencatatan, serta proses rekonsiliasi yang lebih efektif, baik bagi pengguna jasa maupun Pelindo,” ujar Bachtiar dalam keterangan tertulis, November 2026.
Menurutnya, ketersediaan informasi transaksi yang lebih jelas juga membantu perusahaan memperkuat tata kelola penerimaan dan memastikan proses administrasi pembayaran berjalan lebih efektif.
Saat ini, Dashboard ACS Pelindo telah terhubung dengan Bank BRI melalui Qlola by BRI dan Bank Mandiri melalui Kopra by Mandiri. Ke depan, konektivitas sistem tersebut akan diperluas ke mitra perbankan lainnya.
Bachtiar menambahkan, pengembangan Dashboard ACS merupakan bagian dari transformasi digital Pelindo untuk menghadirkan layanan kepelabuhanan yang semakin efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Leave a comment