PotretBisnis.Com, BATAM – Kota Batam untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah Indonesia’s Largest Electronic Manufacturing & Smart Factory Expo, pameran teknologi manufaktur elektronik dan pabrik pintar yang diikuti ratusan perusahaan serta perwakilan industri, Rabu (28/10/2026).
Pameran ini menghadirkan teknologi produksi dan solusi smart factory dari sejumlah negara, di antaranya Singapura, Malaysia, Jepang, dan Tiongkok, untuk mendukung peningkatan daya saing industri manufaktur.
CEO Fireworks Trade Media Group, Kenny Yong, mengatakan Batam dipilih sebagai lokasi pameran karena memiliki basis industri manufaktur yang kuat.
“Kita melihat Batam sudah mulai maju dan industri manufakturnya ada di sini. Karena itu, kita memilih Batam, bukan Jakarta,” ujarnya.
Kenny berharap pameran yang sebelumnya digelar di Malaysia, Thailand, dan Filipina tersebut dapat berlangsung rutin di Batam dengan jumlah peserta yang lebih besar. Kegiatan ini juga diharapkan meningkatkan kemampuan sumber daya manusia agar mampu mengikuti perkembangan teknologi industri global.
Sementara itu, Wali Kota Batam Amsakar Achmad yang diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Suhar, mengatakan sektor manufaktur berperan besar dalam menopang perekonomian Batam.
Menurut Suhar, sekitar 58 persen perekonomian Batam ditopang sektor industri manufaktur. Saat ini, terdapat sekitar 34 kawasan industri yang menaungi ribuan perusahaan.
Ia menilai pameran tersebut menjadi kesempatan bagi pelaku industri untuk mengenal perkembangan teknologi sekaligus memperkuat daya saing Batam di pasar global.
“Pameran ini menjadi wadah untuk kita berkumpul dan melihat bagaimana industri kita bisa terus bersaing di tingkat global,” katanya. (PB/Aditya)
Leave a comment