Home Terkini Ribuan Calon Jemaah Umrah Abutours Tertipu
TerkiniUmum

Ribuan Calon Jemaah Umrah Abutours Tertipu

Share
Share
Suasana di kantor Abutours Travel di Jalan Abdullah Lubis no.38, Medan, Sumatera Utara, Selasa (20/2). PotretBisnis/WhatsApp Group
Suasana di kantor Abutours Travel di Jalan Abdullah Lubis no.38, Medan, Sumatera Utara, Selasa (20/2). PotretBisnis/WhatsApp Group

PotretBisnis.com, MEDAN– Sebanyak 1.850calon jemaah Travel Perjalanan Umrah Abutours di Jalan Abdullah Lubis No.38  Medan diduga menjadi korban penipuan.

Terbongkarnya dugaan penipuan ini tatkala sejumlah jamaah mendatangi kantor Abutours yang sudah tutup sejak pekan lalu.

“Saya dan keluarga daftar untuk umrah pada Juni 2017 kemarin. Uang yang sudah kami serahkan sebanyak Rp 64 juta lebih,” kata Nova Harahap (28) salah satu korban saat ditemui di depan kantor Abutours, Selasa (20/2/2018).

Nova mengatakan, ia mendaftarkan ibu, ayah dan adiknya. Tiap orang dipungut biaya sekitar Rp 16 juta oleh pihak Abutours.

“Setelah mendaftar Juni 2017 lalu, pegawai Abutours bernama Sri Wahyuni mengatakan akan memberi kabar lebih lanjut rencana perjalanan kami. Desember 2017 lalu, saya disuruh suntik meningitis,” ungkap Nova.

Setelah suntik meningitis, Nova yang merupakan warga Pasar VII Medan Tembung sempat bertanya kapan pihak travel memberikannya koper keberangkatan. Namun, pihak travel mengaku akan memberi kabar lebih lanjut mengenai hal itu.

“Waktu saya tanya kapan koper kami diberikan, pegawai bernama Sri Wahyuni lagi-lagi menyampaikan ucapan yang sama. Katanya kami akan dikabari lebih lanjut setelah semuanya selesai,” ungkap Nova ditemani adiknya Febri (27).

Kecurigaan Nova dan keluarganya semakin kuat tatkala melihat tayangan televisi terkait tutupnya perusahaan Travel Abutours di Palembang dan Semarang. Mereka yakin, nasib Abutours sama dengan First Travel.

“Ayah saya sempat lihat kabar penutupan Abutours di Palembang itu. Kemudian kami telepon lah kantor Cabang Medan,” katanya. Dalam percakapan via telfon, pegawai Abutours bernama Sri Wahyuni kembali mengatakan bahwa perusahaannya yang di Medan dalam keadaan baik-baik saja.

“Pertengahan Januari 2018 kemarin, kami datangi kantor ini. Waktu itu kami hanya diberikan pakaian ihram saja. Ketika kami tanya kapan koper keberangkatan diberikan, pegawai bernama Sri itu lagi-lagi memberikan jawaban yang sama,” kesalnya.

Setelah mendekati jadwal keberangkatan, Nova dan adiknya kembali mendatangi kantor Abutours di Jalan Abdullah Lubis. Sayangnya, kantor itu sudah tutup. Pihak perusahaan yang dihubungi mengatakan Pimpinan Cabang Abutours Medan bernama Anwar sudah kabur.

“Harusnya kami berangkat tanggal 22 Februari ini. Untuk bulan ini saja, jemaah yang harusnya berangkat itu ada seribuan lebih,” katanya.

Di depan kantor Abutours Medan, sejumlah polisi berdatangan menanyai para korban. Polisi mengarahkan para korban membuat laporan ke Polda Sumut.

“Kami bingung harus gimana lagi. Pihak perusahaan Abutours yang kami hubungi tak menjawab lagi,” pungkas Nova.PotretBisnis/Mtd Min

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles
Terkini

LPM Sei Agul Bagikan 50 Tas Sekolah, Didorong Jadi Role Model di Medan Barat

PotretBisnis.Com, MEDAN — Sebanyak 50 tas sekolah lengkap dengan perlengkapan alat tulis...

Terkini

“Djamin Setia Selamanya”, Rico Waas Ajak Masyarakat Nonton Bersama

PotretBisnis.Com, MEDAN-Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas didampingi Ketua TP...

Terkini

Roadshow “Prahara Pulau Emas” Hadir di Medan, PFI Rekam Kisah Bencana Sumatera dari Aceh hingga Sumbar

PotretBisnis.Com, MEDAN-Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan menghadirkan roadshow pameran foto jurnalistik “Prahara...

Umum

Kejatisu Kejar Kasus KIP Kuliah LLDIKTI Sumut, Rika Terbaru Diperiksa

POTRETBISNI.COM, Medan - Kasus dugaan korupsi program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah...