PotretBisnis.com, GUNUNG SITOLI-Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Cabang Gunungsitoli selama ini telah telah melakukan pembenahan fasilitas dan sarana pendukung secara bertahap, menghadapi arus penumpang di masa Natal 2023-Tahun Baru 2023 (Nataru 2023-2024) di Pelabuhan Gunungsitoli.
General Manager (GM) Pelindo Regional 1 Cabang Gunung Sitoli, Teuku Muhammad Saldi saat Dialog Interaktif, di Studio RRI Pro 1 Gunungsitoli, Kamis (7/12) menyampaikan bahwa sarana dan prasarana yang sekarang ini akan tetap terus dibenahi di Pelabuhan Gunungsitoli secara bertahap, tentunya hal ini sudah mulai dilakukan sejak beberapa bulan yang lalu sebagai persiapan melayani arus penumpang Nataru 2023 – 2024 beberapa pekan ke depan.
Sebagaimana telah kita ketahui bersama, bahwa di tahun-tahun sebelumnya masyarakat yang di perantauan akan pulang ke kampung halamannya untuk melakukan liburan dan perayaan Natal bersama dengan keluarga, famili dan kerabat. Tentunya hal ini sudah merupakan tradisi di tengah-tengah masyarakat di setiap daerah, dengan memanfaatkan momen perayaan keagamaan untuk berkumpul bersama dan merayakannya.
Pelindo Cabang Gunungsitoli sebagai fasilitas objek vital yang merupakan pintu logistik dan aktivitas penduduk yang melakukan perdagangan antar pulau, memiliki peran penting khususnya saat terjadi lonjakan arus penumpang yang selalu terjadi di setiap perayaan hari besar keagamaan. Hal ini tentunya menjadi tanggung jawab dari berbagai pihak yang terlibat dalam proses penyeberangan penumpang melalui pelabuhan laut yang menggunakan moda tranportasi laut, sebagaimana yang selama ini menjalan trayek penyeberangan rute Pelabuhan Gunungsitoli tujuan Sibolga dan sebaliknya dan rute Pelabuhan Gunungsitoli tujuan Singkil dan sebaliknya serta kapal penumpang nasional yang melayani trayek pelabuhan-pelabuhan di wilayah Pantai Barat Sumatera.
GM Pelindo Regional 1 Cabang Gunung Sitoli, Teuku Muhammad Saldi pada kesempatan itu kembali menyampaikan bahwa sebagai badan usaha pelabuhan yang mengelola dan memfasilitasi pelayanan kegiatan kapal, baik itu kapal penumpang maupun kapal-kapal yang mengangkut jenis muatan lainnya, sudah sepatutnya mempersiapkan sejak dini fasilitas yang mendukung terselenggaranya kegiatan bongkar dan muat kapal yang aman dan nyaman.
“Menciptakan suatu pelabuhan yang kondusif dalam rangka persiapan pelayanan arus penumpang dan kendaraan pada periode Nataru ke depan ini, izinkan kami pada kesempatan ini mengimbau kita semua, marilah kita bersama-sama melakukan kolaborasi dan koordinasi yang bersinergi dengan baik di lingkungan kerja pelabuhan, sehingga membuat pengguna jasa merasa nyaman dan aman saat menyeberang melalui Pelabuhan Gunungsitoli,” ujarnya mengakhiri saat menjadi narasumber pada sesi Dialog Interaktif, di Studio RRI Pro 1 Gunungsitoli. (*)









