PotretBisnis.com, MEDAN– Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang telah mewabah di tanah air sejak Januari 2020 lalu, mau tidak mau telah memukul sendi-sendi dasar perekonomian bangsa ini. Tak terkecuali perekonomian warga Kota Medan dan masyarakat Sumatera Utara (Sumut), ikut tepapar atau mendapat imbas dari wabah virus yang mematikan itu.
Belakangan ini, kita lihat dan kita baca di sejumlah media massa, seperti televisi, media cetak (surat kabar) dan media siber (online) banyak memberitakan bantuan sosial yang disalurkan baik langsung maupun tidak langsung oleh beberapa lembaga swasta dan perusahaan juga komunitas sosial. Umumnya bantuan tersebut berupa sembako dan Alat Pelindung Diri (APD) dan hand sanitizer atau cairan pembersih tangan dari terpaan virus/kuman.
“Kita sadari saat ini, aktivitas masyarakat terbatas akibat imbas pandemi Covid-19 ,sehingga mempengaruhi ekonomi yang makin tertekan. Oleh karena itu, ForJES sangat mengapresiasi lembaga swasta, perusahaan maupun komunitas sosial yang peduli terhadap ekonomi warga Kota Medan khususnya dan masyarakat Sumut umumnya, yang terpapar Covid 19 dengan memberi bantuan berupa sembako dan APD,” ujar Muhammad Isya, S.Sos, Ketua Forum Jurnalis Ekonomi Sumatera Utara (ForJES), di Sekretariat forJES, Jalan Multatuli Medan, Kamis (7/5/2020).
Dikatakan inisiatif yang dilakukan pihak swasta tersebut wajar diberi apresiasi yang sepantasnya kareana secara tidak langsung telah ikut berkontribusi membantu pemerintah dalam berupaya memutus mata rantai virus Corona tersebut.
“Seperti baru-baru ini, bantuan sosial yang dilakukan Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia Cabang Medan dengan membagikan sembako dan masker kepada 200 orang warga Kota Medan, seperti; abang tukang becak, ojek online, tukang parkir, dan pedagang asongan dengan cara mobile bergerak langsung ke sejumlah titik tempat biasa mangkal mereka di seputaran Kota Medan,“ ungkap Isya yang juga anggota PWI dan SMSI Sumut ini didampingi Sekretarisnya, Herman.
Perusahaan dan lembaga swasta lain yang peduli untuk membantu warga Kota Medan, di tengah pandemi Covid-19 ini yaitu; Danone Aqua Indonesia, PT Kurnia Aneka Gemilang produsen sirup Kurnia, PT Indofood Sukses Makmur, PT Inalum dan Asian Agri, Danone Aqua Indonesia, Lions Club, PT.Agincourt Resources pengelola Tambang Emas Batang Toru serta REI Sumut.
Perusahaan-perusahaan, lembaga/asosiasi, dan komunitas sosial tersebut juga peduli dengan kondisi ekonomi para ‘kuli tinta’ alias wartawan/jurnalis di Sumut yang dalam satu bulan terakhir telah membagikan bantuannya langsung kepada organisasi pers; PWI Sumut, PWI kabupaten/kota dan SMSI Sumut.
Sementara, Pembina ForJES, Bachtiar Adamy mengatakan bahwa dalam kehidupan bernegara, berbangsa dan bermasyarakat, solidaritas sosial antara sesama merupakan sebuah tuntutan agama.
Artinya, ungkap mantan wartawan Harian Analisa yang akrab dipanggil Bay ini, saling membantu dan mengasihi dalam kepedulian wabah Covid-19 itu akan mampu menimbulkan rasa persaudaraan yang kuat. Hal ini seperti terjadi sekarang, dengan mulai bergairahnya perusahaan atau lembaga swasta yang menyisihkan sebagian rezeki dari perusahaannya untuk kepedulian sesama insan.
“Dengan adanya bantuan itu, sehingga tidak menimbulkan kesenjangan sosial antara yang berada dengan yang berpenghasilan rendah. Nabi Muhammad Saw juga mengingatkan kepada kita agar tidak memutuskan tali silaturahmi sesama kita umatnya,” ungkap Bay. (PB/rel)









