PotretBisnis.com, DELISERDANG– Pohon Pisang unik tumbuh tumbuh di pekarangan rumah pribadi Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah, di Komplek Cemara Asri, Deliserdang. Pohon Pisang Unik yang tumbuh dua kali itu juga mengeluarkan jantung pisang dari sisi tengah batangnya.
Pohon Pisang unik tersebut menurut Wagubsu Musa Rajekshah didapat dari Desa Singkuang, Kecamatan Batanggadis, Kabupaten Mandailingnatal. Ketika ditanam di pekarangan rumahnya, pisang yang disebut penduduk setempat Pisang Si Pinang tesrbut tumbuh dengan subur.
“Pohon Pisang Unik ini kita dapat dari Desa Singkuang, Mandailingnatal. Kita sudah menanamnya selama satu tahun setengah dan sudah berbuah dua kali. Pada buah kedua, jantung pisangnya keluar dari tengah batangnya, ini sangat jarang terjadi,” kata Wagub.
Selain Pisang Si Pinang, Musa Rajekshah juga memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk menanam tumbuhan yang bermanfaat untuk pangan dan juga obat-obatan, seperti daun sambung nyawa (Gynura procumbens), tanaman asal Papua pohon matoa (Pometia pinnata), dan pohon eboni (Diospyros) atau dikenal dengan pohon kayu hitam.
Tumbuh-tumbuhan tersebut memiliki khasiat tersendiri, misalnya buah matoa yang banyak mengandung Vitamin E. Selain itu, pohon yang hanya berbuah sekali satu tahun ini juga dipercaya dapat mengurangi stress, meningkatkan kesuburan dan meminimalisir risiko terkena sakit jantung. Namun, buah matoa memiliki kandungan glukosa yang tinggi.
Daun penyambung nyawa sudah cukup populer di masyarakat Indonesia, tumbuhan ini menurut beberapa studi mampu mencegah kanker, obat diabetes, menurunkan kolesterol dan hipertensi, mengobati sinusitis dan juga penyakit hati. Sedangkan pohon ebony menurut beberapa studi daunnya mengandung senyawa flavonoid dan triterpenoid pentacyclic yang memiliki sifat antimikroba. Walau masih perlu penelitian lebih lanjut kayu hitam dipercayai mampu mengurangi tingkat glukosa di tubuh.
“Bagi masyarakat yang memiliki pekarangan manfaatkanlah untuk menanam tanaman yang berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh kita. Itu sangat diperlukan di tengah wabah seperti ini, tumbuhan apotik hidup akan membantu meningkatkan kesehatan kita,” tambah Musa Rajekshah.
Wagub juga menanam tumbuhan untuk pangan di pekarangan rumahnya, salah satunya adalah cabai. Dia mengimbau agar masyarakat mau menanam tumbuhan-tumbuhan pangan untuk meningkatkan ketahanan pangan Sumut.
“Saat ini situasi yang sulit dan sebagian besar dari kita mungkin lebih banyak berkegiatan di rumah, jadi manfaatkanlah itu untuk bercocok tanam. Saat ini bila tidak punya pekarangan di rumah masyarakat bisa menggunakan teknik hydroponic atau juga bisa menggunakan teknik budidaya ikan di ember. Ini akan sangat bagus untuk ketahanan pangan kita,” tandasnya.




