• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jumat, Agustus 7, 2026
No Result
View All Result
  • Login
PotretBisnis.com
  • Home
  • Umum
  • Transportasi
  • Agri Bisnis
  • Perbankan
  • Perdagangan
  • Jasa
  • Otomotif
  • Politik
  • Home
  • Umum
  • Transportasi
  • Agri Bisnis
  • Perbankan
  • Perdagangan
  • Jasa
  • Otomotif
  • Politik
No Result
View All Result
PotretBisnis.com
No Result
View All Result

Panwaslih Medan: Kasus Beras Sumut Djoss Tak Penuhi Syarat Pelanggaran Pemilihan

andi rambe by andi rambe
08/04/2018
in Politik, Terkini
0
Ketua Panwaslih Kota Medan Henry Sitinjak SH didampingi komisioner lainnya Raden Admiral S.Sos, MAP dan Muh Fadly S.Sos, Sabtu (7/4). PotretBisnis/ist
Ketua Panwaslih Kota Medan Henry Sitinjak SH didampingi komisioner lainnya Raden Admiral S.Sos, MAP dan Muh Fadly S.Sos, Sabtu (7/4). PotretBisnis/ist

PotretBisnis.com, MEDAN– Kasus beredarnya foto wanita memegang kantong plastik beras bertuliskan “SUMUT DJOSS” yang sempat viral di media sosial (medsos) dan beredar di media massa, dinyatakan tidak memenuhi syarat dugaan pelanggaran pemilihan.

Ketua Panwaslih Kota Medan Henry Sitinjak SH didampingi komisioner lainnya Raden Admiral S.Sos, MAP dan Muh Fadly S.Sos, Sabtu (7/4), mengatakan peristiwa tersebut tidak memenuhi syarat materil sebagaimana bukti-bukti yang ditentukan berdasarkan peraturan perundang-undangan.

Dia menjelaskan, pihak Panitia Pengawas Pemilihan Medan Maimun sebelumnya telah berhasil menelusuri orang yang merekam dan menyebarkannya ke medsos yang diketahui berinisial R.A.W, sedangkan wanita yang difoto memegang kantong beras tersebut adalah keponakan kandung R.A.W, yang diketahui berinisial D.K.

Dikatakan, peristiwa yang ada di foto tersebut terjadi pada Kamis 22 Maret 2018 di Jalan Brigjen Katamso Gg Pelita II, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun sekitar pukul 16.00 WIB.

Meskipun tidak ada pihak yang melaporkan peristiwa ini, pihak Panwas berinisiatif menjadikan kejadian tersebut sebagai temuan dugaan pelanggaran Pemilihan.

“Berdasarkan masukan dari penyidik kepolisian dalam Sentra Gakkumdu Kota Medan, keterangan orang yang memfoto, serta keterangan wanita di foto tersebut merupakan hal yang pokok. Begitu pula keberadaan barang bukti berupa plastik berisi beras,”kata Henry.

Namun dalam proses klarifikasi yang dilakukan, R.A.W hadir memenuhi undangan Panwas Kecamatan Maimun, sedangkan saksi D.K, tidak pernah hadir meski telah dilayangkan undangan hingga 3 kali. Sementara barang bukti berupa kantong plastik berisi beras yang ada di foto tersebut, tidak didapatkan.

Berdasarkan keterangan R.A.W, saksi D.K mengaku kepada dirinya, mendapatkan kantong beras tersebut dari kegiatan silaturahmi dan temu ramah yang dilakukan oleh salah satu organisasi massa pendukung salah satu pasangan calon Gubernur Sumut. Namun R.A.W mengakui dirinya tidak memiliki bukti lain berupa foto atau video tentang pembagian beras dalam kegiatan silaturahmi tersebut. Hal itu karena R.A.W mengaku tidak berada di lokasi kegiatan silaturahmi dan temu ramah tersebut.

“Berdasarkan hasil klarifikasi R.A.W, saksi R.A.W mengaku mengambil foto itu saat dirinya baru bangun tidur siang kemudian melihat saksi D.K melewati depan rumahnya sambil memegang beras di dalam kantong plastik. R.A.W mengaku langsung mengupload foto tersebut ke dalam status di grup pasangan calon Gubernur Sumut lainnya, sambil memberi komentar,” lanjut Henry Sitinjak.

Panwas Kecamatan Maimun kemudian berupaya menghimpun fakta dari keterangan dari saksi-saksi lainnya yakni berinisial Y.N.L dan KHA. Dalam keterangannya, kedua saksi mengaku sebagai penerima kantongan plastik beras seperti yang dipegang saksi D.K, sesuai dalam foto yang viral tersebut. Namun barang bukti berupa beras di dalam kantongan plastik yang diakui diterima keduanya, tidak dapat diserahkan sebagai bukti, dengan pengakuan telah habis dipergunakan. Keduanya juga tidak memiliki bukti lain berupa foto atau video tentang pembagian beras dalam kegiatan silaturahmi tersebut.

“Setelah melalui tahapan penanganan hingga kemudian melakukan kajian, kemudian disimpulkan bahwa kasus ini tidak memenuhi syarat materiil, sehingga tidak dapat diterima untuk diteruskan sebagai dugaan pelanggaran pemilihan,”katanya. (Pbc/min)

Tags: bagi bagi berasbisniscalon wakil gubernur sumatera utaradjossgubernur sumatera utaraksf potretpotret
Previous Post

Bincang di Radio, Ijeck: Mutu Pendidikan, Mental dan Moral Harus Kita Tingkatkan

Next Post

Alumni SMA Harapan Medan Berikan Bantuan Kursi Roda

andi rambe

andi rambe

Next Post

Alumni SMA Harapan Medan Berikan Bantuan Kursi Roda

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

PLN Peduli Salurkan 150 Paket Bantuan untuk Korban Banjir di Kabupaten Labuhan Batu Utara

07/11/2022

07/11/2022
Menparekraf Resmikan Gedung Rektorat Poltekpar Medan

Menparekraf Resmikan Gedung Rektorat Poltekpar Medan

03/11/2022

02/11/2022

Recent News

PLN Peduli Salurkan 150 Paket Bantuan untuk Korban Banjir di Kabupaten Labuhan Batu Utara

07/11/2022

07/11/2022
Menparekraf Resmikan Gedung Rektorat Poltekpar Medan

Menparekraf Resmikan Gedung Rektorat Poltekpar Medan

03/11/2022

02/11/2022
  • Home
  • Umum
  • Transportasi
  • Agri Bisnis
  • Perbankan
  • Perdagangan
  • Jasa
  • Otomotif
  • Politik
PotretBisnis.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Umum
  • Transportasi
  • Agri Bisnis
  • Perbankan
  • Perdagangan
  • Jasa
  • Otomotif
  • Politik

© 2018 PotretBisnis - Navigasi Berita Foto Ekonomi Potretbisnis.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data