Home Industri Permintaan Kue Kering Di Medan Turun Jelang Lebaran
IndustriPerdagangan

Permintaan Kue Kering Di Medan Turun Jelang Lebaran

Share
Penjual kue kering Mama Watts tetap melengkapi varian varian kue kering dengan rasa kekinian. PotretBisnis/Jon
Share

PotretBisnis.com, MEDAN– Permintaan kue kering menjelang Hari Raya idul fitri 1441 Hijriah di Medan mengalami penurunan penjualan drastis hingga 50 persen. Kondisi tersebut tidak seperti tahun sebelumnya, dimana warga sudah ramai berburu kue yang menjadi hidangan bersama keluarga untuk merayakan Hari  Lebaran.

Mama Watts salah satu industri rumahan penjual kue kering , yang berada di Jalan Kenanga Raya, Medan, Sumatera Utara mengeluhkan sepinya permintaan kue kering karena minimnya pembeli dan adanya larangan pemerintah untuk tetap beraktivitas di rumah, beribadah di rumah, bekerja dari rumah, serta tidak berkumpul di tempat keramaian disebabkan wabah Covid-19 yang masih melanda hampir di seluruh wilayah.

Para pelaku usaha dituntut untuk melakukan inovasi dan kreatifitas dengan berbagai cara agar dagangan mereka tetap laku terjual di tengah wabah virus Corona.

“Iya kita buat parcel (hampers)  kue. Dengan begitu kue bisa dikirim kepada teman dan kerabat yang tidak bisa bertamu di masa pandemi ini” Ujar Desmawati Badar owner Mama Watts.

Desmawatipun berharap semoga pandemi Covid-19 cepat berakhir sehingga roda perekonomian masyarakat kembali normal dan berjalan seperti biasanya.

Ika, salah satu pelanggan kue di Mama Watts, mengatakan pada lebaran tahun ini dirinya mengurangi jumlah pembelian kue kering, tidak sama seperti tahun sebelumnya.

“Iya tahun ini saya beli sedikit saja. Paling tidak untuk makan bersama keluarga di rumah karena tidak ada tamu lebaran tahun ini”, pungkas Ika.

Meskipun permintaan kue kering sepi di masa pandemi, penjual kue kering Mama Watts tetap melengkapi varian kue kering dengan rasa kekinian dan dilengkapi dengan panganan tradisional seperti kacang tojin dan kue bawang.

Untuk harga kue kering dijual bervariasi mulai puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah tergantung jenis dan ukurannya. (PB/jon)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles
Industri

PLTA INALUM Raih 8 Penghargaan ENSIA 2026, Perkuat Praktik Industri Berkelanjutan

PotretBisnis.com, JAKARTA— PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperkuat komitmen terhadap...

Industri

S&P Global Ratings Beri INALUM Peringkat BBB-, Tegaskan Peran Strategis Hilirisasi Aluminium

PotretBisnis.com, JAKARTA— PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperoleh peringkat kredit...

Industri

INALUM Perkuat Penanganan Karhutla di Mempawah, 60 Relawan Grup MIND ID Diterjunkan

PotretBisnis.com, JAKARTA- PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperkuat dukungan penanganan...

Industri

INALUM Kirim Bantuan & Relawan untuk Korban Gempa NTT

PotretBisnis.Com, MEDAN-Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) menggerakkan...