PotretBisnis.com, MEDAN– Bank CIMB Niaga terus berupaya meningkatkan custumor experience dengan memenuhi kebutuhan perbankan masyarakat Indonesia yang semakin berkembang termasuk di Medan.
Hal ini dilakukan dengan konsisten menerapkan budaya kerja yang selalu mengutamakan nasabah (customer centricity) serta mengoptimalkan keandalan produk dan kapabilitas layanan untuk memberikan solusi yang tepat, aman, dan nyaman bagi seluruh nasabah.
Penting untuk digarisbawahi adalah perbaikan dalam kualitas aset, seperti yang ditunjukkan oleh penurunan signifikan pada rasio kredit bermasalah (Gross Non Performing Loan – NPL) yang turun dari 2,8% pada Desember 2022 menjadi 2,0% pada Desember 2023, yang merupakan pencapaian NPL terendah CIMB Niaga.
“Ke depan, kami akan tetap menyediakan solusi keuangan terbaik yang relevan guna menjawab kebutuhan nasabah yang beragam dan terus berkembang,” ujar Henky.
CIMB Niaga senantiasa menjaga posisi permodalan dan likuiditas yang solid dengan capital adequacy ratio (CAR) dan loan to deposit ratio(LDR) masing-masing sebesar 24,0% dan 89,3%. Total aset konsolidasian adalah sebesar Rp334,4 triliun (+9,0% Y-o-Y) per 31 Desember 2023, yang semakin memperkuat posisi CIMB Niaga sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia.
Total Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat menjadi Rp235,9 triliun (+3,8% Y-o-Y), dengan pencapaian rasio dana murah (CASA ratio) yang baik sebesar 63,9%. Adapun jumlah kredit/pembiayaan naik 8,5% Y-o-Y menjadi Rp213,4 triliun, terutama berasal dari pertumbuhan pada bisnis Corporate Banking sebesar 11,7% Y-o-Y, diikuti Small Medium Enterprise (SME) yang naik 9,5% Y-o-Y dan Consumer Banking yang tumbuh 6,9% Y-o-Y.
“Sejalan dengan komitmen berkelanjutan terhadap program lingkungan hidup, kami juga telah berhasil mencapai sejumlah perkembangan signifikan pada 2023, termasuk mencatat pembiayaan kredit berwawasan lingkungan hidup sebesar Rp55,45 triliun, atau 25,97% dari keseluruhan pembiayaan kami. Selain itu, kami juga telah berhasil memenuhi target penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) Cakupan 1 dan 2 sebesar 22% dibandingkan dengan garis dasar emisi GRK 2019,” tutur Henky.
Selain fokus dalam meraih pertumbuhan bisnis, CIMB Niaga juga berpartisipasi aktif dan berkontribusi terhadap pemberdayaan lingkungan dan sosial. Terbaru, CIMB Niaga berkolaborasi dengan United Nations Children’s Fund (UNICEF) untuk mengatasi masalah gizi buruk dan mencegah stunting di Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dalam program ini, CIMB Niaga memberikan kesempatan kepada masyarakat dan nasabah yang ingin berkontribusi dengan berdonasi melalui Rekening CIMB Niaga Peduli. Selain bersama UNICEF, sebelumnya CIMB Niaga melalui CIMB Niaga Syariah juga telah mencanangkan progam Pengentasan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem bekerja sama dengan Kamar Dagang Indonesia (KADIN) dan Kompas Gramedia Group.
Adapun di Medan, pada bulan Ramadan ini CIMB Niaga berbagi sembako dengan masyarakat, khususnya anak yatim dan para penyandang disabilitas (tunanetra) yang tergabung dalam Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) melalui Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al-Azhar Peduli.









