
PotretBisnis.com, MEDAN– Sebanyak 95 mahasiswa Universitas Setia Budi Mandiri (USBM) Medan, Ahli Madya Program Studi (Prodi) Kebidanan Tahun Akademik 2015/2016, Kamis (17/12/2015) diwisuda. Para lulusan kebidanan ini diharapkan dapat mengaplikasikan ilmunya, sehingga bisa meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia, khususnya Sumatera Utara.
Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Sumut, Dr H Bahdin Nur Tanjung dalam sambutannya, mengatakan, para lulusan USBM Medan Prodi Kebidanan, diharapkan dapat mendukung langkah-langkah pemerintah Indonesia dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.
“Hari ini USBM memberikan kontribusinya untuk mendukung dan membangun dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya dalam menjaga kesehatan ibu dan anak, mengurangi angka kematian ibu dan bayi,”ujar Bahdin.
Ketua Yayasan USBM Medan, Dr Arnold Budiman Hutasoit MBA mengatakan, dari 95 orang ahli madya yang diwisuda tersebut, 30 diantaranya berasal dari Nias yang mendapatkan beasiswa.
“Saya berpesan kepada yang sudah meluluskan studinya, semoga semakin hari akan semakin baik dan dapat berguna bagi masyarakat banyak khususnya di bidang kesehatan. Sesuai visi universitas yakni menjadikan sarjana kreatif, inovatif dan mandiri,” ungkapnya.
Ketua Prodi Kebidanan USBM, Dr Masdulhak Siregar, mengatakan sebagai lulusan kebidanan, harus menjadi ujung tombak dalam menolong masyarakat. Dia juga menekankan agar para lulusan ini, bisa menekan angka kematian ibu dan anak di Sumatera Utara.
Salah satu mahasiswa dengan IPK tertinggi 3,57, Elly Yusnita mengucapkan rasa terimakasih kepada para dosen. Turut hadir Rektor USBM, SA Sembiring, Pelaksana Sekretaris Kopertis Wilayah I Sumut, Rudi K Nababan, perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dan sejumlah undangan lainnya. (sya/rel)









