PotretBisnis.com, MEDAN – Sebanyak 6.027 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Kolosal Tahun Akademik 2026/2027 di halaman Kampus Utama UMSU, Jalan Kapten Mukhtar Basri, Medan, Senin (28/9/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si. dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai pembicara kuliah umum kebangsaan. Turut hadir Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, Wali Kota Medan Rico Waas, Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan, serta Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd.
Dalam kuliah umumnya, Listyo Sigit mengatakan mahasiswa memiliki peran penting sebagai calon pemimpin dalam menghadapi bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, mahasiswa tidak cukup hanya mengandalkan ijazah, tetapi juga harus memiliki karakter kuat, mampu beradaptasi, serta menjadikan keberagaman sebagai kekuatan.
“Jangan hanya jadi pengguna teknologi. Jadilah agen perubahan yang memberikan edukasi dan pengaruh positif bagi masyarakat. Saring sebelum sharing dan kuasai literasi digital,” ujar Sigit.
Ia juga mengingatkan mahasiswa terhadap berbagai tantangan di era digital, mulai dari perkembangan kecerdasan buatan (AI), kejahatan siber, narkoba hingga penyebaran hoaks di media sosial.
Sementara itu, Haedar Nashir mengapresiasi dukungan pemerintah dan Polri terhadap Muhammadiyah, termasuk persiapan Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Sumatera Utara. Kepada mahasiswa baru, Haedar berpesan agar bangga menjadi bagian dari UMSU dan menjadikan masa kuliah sebagai proses membentuk karakter serta kedewasaan.
“Kuliah bukan hanya soal akademik, tapi proses belajar kehidupan. Di sinilah kalian ditempa membangun akhlak, karakter, kedewasaan, dan belajar menghargai keberagaman,” katanya.
PKKMB Kolosal UMSU ditutup dengan yel-yel semangat ribuan mahasiswa baru yang diharapkan menjadi generasi beriman, berilmu, dan berkarakter. (PB/Umri)
Leave a comment