PotretBisnis.Com,MEDAN– PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang mengelola terminal nonpetikemas, mencatat kinerja positif sepanjang Semester I 2026. Total arus barang yang dikelola mencapai 59,59 juta ton/m³, tumbuh 10,85 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
SVP Sekretariat Perusahaan Pelindo Multi Terminal Finan Syaifullah mengatakan, capaian tersebut mencerminkan upaya perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan dan efektivitas operasional terminal nonpetikemas.
“Capaian ini menjadi refleksi dari upaya berkelanjutan Pelindo Multi Terminal dalam memperkuat kualitas layanan, meningkatkan efektivitas operasional, serta menghadirkan pengelolaan terminal nonpetikemas yang semakin andal dan berdaya saing,” ujar Finan.
Pertumbuhan kinerja ditopang sejumlah segmen komoditas. Arus General & Bag Cargo mencapai 14,56 juta ton/m³, tumbuh 6,11 persen; Curah Cair 14,41 juta ton, tumbuh 7,97 persen; Curah Kering 30,63 juta ton, tumbuh 14,74 persen; serta Gas 8,12 juta MMBTU, tumbuh 4,49 persen.
Menurut Finan, peningkatan tersebut didukung transformasi operasional melalui penguatan proses bisnis, sumber daya manusia, teknologi, peralatan, infrastruktur, serta penerapan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).
“Pelindo Multi Terminal terus berkomitmen menjaga keandalan operasional terminal melalui inovasi dan transformasi yang berkelanjutan. Dengan layanan yang semakin efektif dan terintegrasi, kami berharap dapat terus memberikan kontribusi dalam memperlancar rantai logistik nasional,” jelasnya.
Kinerja positif tersebut sejalan dengan agenda strategis Danantara Indonesia dalam memperkuat konsistensi layanan dan keandalan operasional perusahaan negara untuk mendukung kelancaran distribusi logistik serta aktivitas perdagangan nasional.
Sebagai operator terminal nonpetikemas, Pelindo Multi Terminal terus memperkuat layanan melalui pengembangan teknologi, peningkatan produktivitas, dan penguatan ekosistem kepelabuhanan yang modern, aman, serta berdaya saing.
Leave a comment