• Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Ketentuan Penggunaan
Thursday, April 23, 2026
Potret Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Umum
  • Transportasi
  • Agri Bisnis
  • Perbankan
  • Perdagangan
  • Jasa
  • Otomotif
  • Politik
  • Home
  • Umum
  • Transportasi
  • Agri Bisnis
  • Perbankan
  • Perdagangan
  • Jasa
  • Otomotif
  • Politik
No Result
View All Result
Potretbisnis
No Result
View All Result

Save the Children: Anak Indonesia Hadapi Krisis Ganda Digital dan Iklim

Andi Rambe by Andi Rambe
January 14, 2026
in Jasa, Utama
0
Save the Children: Anak Indonesia Hadapi Krisis Ganda Digital dan Iklim

PotretBisnis.com, JAKARTA-Anak-anak Indonesia kian akrab dengan ruang digital, namun di saat yang sama menghadapi tantangan serius terhadap kesehatan mental dan perlindungan diri. Bersamaan dengan itu, krisis iklim yang semakin nyata turut mengancam pemenuhan hak-hak dasar anak, mulai dari pangan, pendidikan, hingga rasa aman. Hal ini disampaikan Save the Children Indonesia dalam diskusi media awal Tahun 2026, Selasa (14/1/2026).

Studi Save the Children Indonesia Tahun 2025 tentang Penguatan Perlindungan Digital dan Kesejahteraan Anak menunjukkan hampir 40 persen anak usia SMP menghabiskan waktu 3–6 jam per hari di depan gawai, dengan puncak penggunaan pada pukul 18.00–21.00. Anak perempuan tercatat memiliki durasi layar lebih lama dibandingkan anak laki-laki. Temuan ini menegaskan bahwa dunia digital telah menjadi ruang hidup utama anak, bahkan ketika sekolah melarang penggunaan ponsel, anak tetap berupaya mengakses gawai saat jam pelajaran.

READ ALSO

Kawal Integritas UTBK-SNBT 2026: Rektor USU Turun Langsung Pantau Hari Pertama

INALUM Serahkan Bantuan CSR di Kawasan Operasional Paritohan

Studi tersebut juga menemukan bahwa peningkatan literasi digital tidak serta-merta berbanding lurus dengan kesejahteraan mental anak. Semakin tinggi tingkat kecanduan digital, semakin rentan kondisi kesehatan mental mereka. Anak-anak umumnya sudah memahami berbagai risiko di ruang digital, seperti penipuan, peretasan, pencurian data, hingga perundungan siber. Namun, pemahaman ini belum diiringi dengan keterampilan untuk merespons secara aman dan sehat.

“Anak-anak tahu risiko di ruang digital, tetapi mereka bingung harus berbuat apa. Literasi digital saja tidak cukup. Anak membutuhkan penguasaan kompetensi digital yang utuh, pendampingan orang tua, serta dukungan kesehatan mental yang memadai,” tegas CEO Save the Children Indonesia, Dessy Kurwiany Ukar.

Di sisi lain, anak-anak juga menghadapi dampak krisis iklim yang kian mengkhawatirkan. Laporan Voluntary National Review SDGs Tahun 2025 mencatat krisis iklim telah memengaruhi pemenuhan hak anak, mulai dari terganggunya pola makan dan kesehatan, menurunnya pendapatan keluarga, hingga meningkatnya risiko perlindungan, terutama dalam situasi bencana.

Kajian bersama Save the Children dan Humanitarian Forum Indonesia pada Desember 2025 menemukan bahwa kecukupan air bersih di lokasi pengungsian masih belum merata dan berpotensi menimbulkan masalah kesehatan bagi anak dan keluarga. Sejumlah fasilitas kesehatan terdampak dan belum mampu beroperasi optimal, sementara kebutuhan balita, ibu hamil, dan ibu menyusui masih belum terpenuhi secara memadai.

Menghadapi kondisi tersebut, Save the Children Indonesia menekankan pentingnya pendekatan perlindungan anak yang komprehensif dan terintegrasi. Memasuki Tahun 2026, sejumlah prioritas mendesak perlu dilakukan, antara lain memperkuat keamanan digital anak melalui peningkatan keterampilan, sistem perlindungan, serta partisipasi anak, guru, dan orang tua; meningkatkan literasi adaptasi krisis iklim dan aksi iklim bermakna bagi anak; serta memastikan pemenuhan hak anak dalam tahapan transisi pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

“Menuju Indonesia Emas 2045, investasi terbesar kita adalah memastikan anak-anak tumbuh dengan aman, sehat, dan tangguh menghadapi krisis serta perubahan zaman. Tanpa perlindungan dan pemenuhan hak anak hari ini, cita-cita itu akan sulit tercapai,” ujar Dessy Kurwiany Ukar. (PB/Andi)

Tags: Hadapi Krisis IklimKrisis Ganda DigitalSave The Children Indonesia

Related Posts

Kawal Integritas UTBK-SNBT 2026: Rektor USU Turun Langsung Pantau Hari Pertama
Umum

Kawal Integritas UTBK-SNBT 2026: Rektor USU Turun Langsung Pantau Hari Pertama

April 21, 2026
INALUM Serahkan Bantuan CSR di Kawasan Operasional Paritohan
Industri

INALUM Serahkan Bantuan CSR di Kawasan Operasional Paritohan

April 20, 2026
Smartfren Gelar Fun Run 5G di Medan, Padukan Olahraga dan Teknologi
Olahraga

Smartfren Gelar Fun Run 5G di Medan, Padukan Olahraga dan Teknologi

April 19, 2026
PTP Nonpetikemas Pangkal Balam Perkuat Layanan CPO, Dorong Rantai Pasok Sawit
logistik

PTP Nonpetikemas Pangkal Balam Perkuat Layanan CPO, Dorong Rantai Pasok Sawit

April 19, 2026
Misi Al-Manar Cup: Cetak Atlet Berbakat Sekaligus Beradab
Olahraga

Misi Al-Manar Cup: Cetak Atlet Berbakat Sekaligus Beradab

April 18, 2026
Maju di PWPM 2026, Edison Ginting Bawa Misi Besar Satukan Wartawan Pemko Medan
Kota Medan

Maju di PWPM 2026, Edison Ginting Bawa Misi Besar Satukan Wartawan Pemko Medan

April 17, 2026
Next Post
Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melonjak 33 Kali Lipat Direktur Utama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Imam Teguh Saptono (kedua kanan) bersama Sekretaris Perusahaan Bank Muamalat Hayunaji (kedua kiri) berbincang dengan nasabah yang tengah mengajukan pembiayaan emas melalui produk Solusi Emas Hijrah di Jakarta, Rabu (14/1/2026). Hingga Desember 2025, pembiayaan Solusi Emas Hijrah Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat secara year on year (yoy) dengan pertumbuhan mencapai Rp1,1 triliun. Adapun jumlah rekening (number of account) juga meningkat tajam 1.218% (yoy) menjadi 24.335. Pembiayaan emas tetap menjadi fokus bisnis Bank Muamalat di 2026 seiring harga emas yang diproyeksi stabil menguat pada tahun ini.

Solusi Emas Hijrah Perkuat Kinerja Bank Muamalat Sepanjang 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

EDITOR'S PICK

PLN Tegaskan Bahaya Listrik Ilegal: Picu Kebakaran dan Ancaman Keselamatan Jiwa

PLN Tegaskan Bahaya Listrik Ilegal: Picu Kebakaran dan Ancaman Keselamatan Jiwa

January 26, 2026
Kejati Sumut Tambah Satu Tersangka dalam Kasus Pengadaan Kapal Tunda Pelindo I

Kejati Sumut Tambah Satu Tersangka dalam Kasus Pengadaan Kapal Tunda Pelindo I

October 13, 2025
IOF dan XTrim Labuhanbatu Bagikan Paket Sembako

IOF dan XTrim Labuhanbatu Bagikan Paket Sembako

May 23, 2020
Harga Terjangkau, Gerakan Pangan Murah Pemko Medan Disambut Antusias Masyarakat

Harga Terjangkau, Gerakan Pangan Murah Pemko Medan Disambut Antusias Masyarakat

May 14, 2024

POPULAR NEWS

No Content Available
Potret Bisnis

© 2022 Potretbisnis.com by Webmedan.

Navigate Site

  • Home
  • Umum
  • Transportasi
  • Agri Bisnis
  • Perbankan
  • Perdagangan
  • Jasa
  • Otomotif
  • Politik

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Umum
  • Transportasi
  • Agri Bisnis
  • Perbankan
  • Perdagangan
  • Jasa
  • Otomotif
  • Politik

© 2022 Potretbisnis.com by Webmedan.

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777