PotretBisnis.Com, JAKARTA-PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja impresif sepanjang 2025 melalui pembiayaan kepemilikan emas syariah lewat produk Solusi Emas Hijrah. Capaian ini sejalan dengan komitmen bank syariah pertama di Indonesia tersebut dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang kian menyadari emas sebagai instrumen investasi jangka panjang yang aman dan menguntungkan.
Direktur Bank Muamalat Ricky Rikardo Mulyadi mengatakan, hingga Desember 2025 pembiayaan Solusi Emas Hijrah melonjak 33 kali lipat secara year on year (yoy) dengan nilai mencapai Rp1,1 triliun. Jumlah rekening juga tumbuh signifikan sebesar 1.218 persen (yoy) menjadi 24.335 akun.
“Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap produk Solusi Emas Hijrah. Melihat tren positif tersebut, kami optimistis pertumbuhan ini akan berlanjut pada 2026, seiring tingginya minat masyarakat terhadap investasi emas,” ujar Ricky.
Pertumbuhan tersebut turut didorong oleh kemudahan akses pengajuan pembiayaan. Nasabah dapat mengajukan Solusi Emas Hijrah melalui kantor cabang Bank Muamalat maupun secara digital lewat Muamalat Digital Islamic Network (Muamalat DIN).
Produk ini memungkinkan kepemilikan emas secara bertahap mulai dari 5 gram hingga 500 gram, dengan tenor maksimal 10 tahun dan uang muka mulai 0 persen. Harga emas dikunci di awal akad sehingga nasabah terlindungi dari fluktuasi harga selama masa angsuran.
“Emas yang dibiayai berasal dari pemasok terpercaya seperti Antam, Galeri24, dan EMASKU, dengan kualitas dan prinsip syariah yang terjamin,” pungkas Ricky.
Pembiayaan emas dipastikan tetap menjadi fokus bisnis Bank Muamalat pada 2026, seiring proyeksi harga emas yang stabil dan cenderung menguat. Ricky menambahkan, potensi penetrasi produk Solusi Emas Hijrah masih sangat besar sehingga Bank Muamalat akan terus memperluas inklusi pembiayaan emas syariah bagi nasabah eksisting maupun masyarakat luas.(PB/Andi)











