• Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Ketentuan Penggunaan
Friday, April 17, 2026
Potret Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Umum
  • Transportasi
  • Agri Bisnis
  • Perbankan
  • Perdagangan
  • Jasa
  • Otomotif
  • Politik
  • Home
  • Umum
  • Transportasi
  • Agri Bisnis
  • Perbankan
  • Perdagangan
  • Jasa
  • Otomotif
  • Politik
No Result
View All Result
Potretbisnis
No Result
View All Result

Akibat Dualisme, Mahasiswa UDA Menjerit: “Kami Terlantar Di Kampus Sendiri” Desak Ahli Waris Turun Tangan

Incek Budi by Incek Budi
October 6, 2025
in Umum
0
Akibat Dualisme, Mahasiswa UDA Menjerit: “Kami Terlantar Di Kampus Sendiri” Desak Ahli Waris Turun Tangan

Para mahasiswa dan sejumlah dosen dan pengawai UDA Medan,Senin (6/10) pagi pukul 07:30 WIB tidak.bisa masuk ke lingkungan kampus karena akses ditutup satpam diduga atas perintah HNK. Foto: potretbisnis/ incek budi

PotretBisnis.com, Medan – Para mahasiswa Universitas Darma Agung (UDA) menyampaikan keresahan terkait dualisme yayasan yang tidak kunjung tuntas. Mahasiswa sangat sedih karena untuk masuk ke lingkungan kampus saja harus melalui proses ketegangan dan perdebatan yang melelahkan.

“Seperti hari ini kami sempat tidak diizinkan masuk ke lingkungan kampus kami sendiri. Kami sangat sedih, selalu harus melalui proses debat dan ketegangan baru bisa masuk kampus” kata sejumlah mahasiswa kepada wartawan, Senin (6/10) pukul 08.30 WIB.

READ ALSO

Mencari Keadilan bagi Mahasiswa Miskin: Kejatisu Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi KIP

Berbagi Kebaikan, Bank Mandiri Lepas 10.000 Pemudik, Fasilitasi 215 Bus ke Jawa dan Sumatera

Mahasiswa mengatakan, mereka sudah melakukan berbagai berupaya agar konflik yayasan ini segera berakhir. Sebab, jika konflik ini terus berkepanjangan kami mahasiswa yang paling menderita.

Karena itu, secara tegas mahasiswa meminta kepada semua elemen yang terlibat dalam penyelesaian konflik UDA, seperti Kemendikristek, pengadilan, dan Menkumham secara arif dan bijaksana segera mempercepat menyelesaikan persoalan dualisme yayasan UDA ini.

“Semua elemen yang terlibat dalam penyelesaian konflik UDA tidak berpihak dalam mengambil keputusan. Semua harus sesuai dengan aturan yang benar,” tegas mahasiswa.

Jika tidak, maka konflik ini tidak akan pernah benar-benar tuntas. “Jika ini yang terjadi kami juga yang menjadi korban,” kata para mahasiswa silih berganti.

Para mahasiswa sangat menyayangkan, adanya pergantian ketua yayasan dan rektor di tengah jalan. Karena ini cikal-bakal pemicu utama konflik ini berkepanjangan. Semakin memanasnya konflik dualisme kepengurusan yayasan membuat para mahasiswa semakin cemas. Karena itu, para mahasiswa mendesak seluruh ahli waris yayasan UDA turun tangan menyelesaikan konflik yayasan ini.

”Lewat pernyataan ini Kami seluruh mahasiswa minta para ahli waris yayasan UDA turun tangan jangan hanya berdiam diri menonton konflik ini terus bergulir. Mohon para ahli waris agar punya hati agar konflik ini segera berakhir. Kami sangat menderita dengan konflik ini,” tegas mahasiswa.

Disamping itu, para mahasiswa juga meminta para dosen UDA tidak melakukan manuver di tengah konflik yayasan yang sedang berlangsung.

”Para dosen-dosen harus sadar ini diri, UDA bukan milik mereka karena UDA punya para ahli waris, “ teriak mahasiswa.

Sebab, kata, mahasiswa , tidak sedikit para dosen UDA melakukan manuver dan memanfaatkan dualisme yayasan, akibatnya, persoalan UDA semakin parah, seharusnya para dosen hadir sebagai cahaya penyelesaian dualisme yayasan, bukan mencari panggung untuk menambah kisruh.
Sebab, lanjut para mahasiswa, jika konflik terus terjadi, maka para mahasiswa kebingungan dan khawatir nasibnya kedepannya.

Maka dari itu, mahasiswa mendesak kepada pihak yang berwenang untuk segera menyelesaikan secara cepat permasalahan dualisme ini dengan hati dan aturan yang ada.

”Lihat lah penderitaan kami mahasiswa UDA saat ini,” kata salah seorang mahasiswa sambil berurai air mata.

Mahasiswa menjelaskan, dualisme tersebut di lingkungan universitas mengganggu proses mengajar, proses akreditasi dan penerimaan mahasiswa baru, serta wisuda.

“Dualisme yayasan ini harus diselesaikan, karena korbannya hanya mahasiswa,” kata mahasiswa lagi.

Selesaikan permasalahan ini secara elegan bukan karena ada intervensi dari pihak manapun.

Secara terpisah, sejumlah alumni UDA juga menyuarakan keprihatinan mendalam terkait konflik dualisme di Yayasan Perguruan Darma Agung (YPDA) yang hingga kini masih berlangsung. Sejumlah alumni sependapat dengan para mahasiswa, seluruh elemen yang terlibat dalam penyelesaian konflik UDA secara adil dan bijak mengeluarkan putusannya.

Kemudian, para dosen diharapkan tidak terlibat terlalu jauh, apalagi sampai berpihak atau melakukan manuvers ini hanya menambag konflik yang berkepanjangan. Disamping itu, juga para alumni berharap para ahli waris segera turun tangan, karena memiliki kewenangan mutlak dalam penyelesaian konflik dualisme yayasan UDA ini.

Lebih jauh, alumni mengungkapkan kekecewaannya terhadap pemangku kebijakan terkesan membiarkan konflik ini berlarut-larut.

“Kasian sekali adik-adik mahasiswa. Karena keserakahan mahasiswa yang jadi korban,” kata Alexander Gulo.

Katanya, mereka tidak peduli siapa pun yang menjadi pengurus, yang terpenting adalah pengangkatan sesuai mekanisme yang berlaku. Kisruh di yayasan ini telah menyebabkan situasi yang tidak menentu, termasuk penunjukan dua rektor di UDA.

Akibatnya, mahasiswa menjadi korban.
Sementara itu, pantauan wartawan, Senin (6/10), pagi akses utama ditutup, sejumlah dosen, pegawai dan mahasiswa UDA terlantar sejumlah dosen.

Menurut mahasiswa, akses masuk kampus ditutup diduga atas perintah HNK.

“Dari pengakuan security, mereka menutup akses masuk kampus atas perintah atasan mereka yakni diduga HNK. Akibatnya kami mahasiswa UDA Medan terlantar,” terang mahasiswa

Akses masuk ke kampus ditutup total, menyebabkan aktivitas mereka terhambat. Penutupan gerbang utama kampus mulai terjadi sekitar pukul 07.45 WIB. Petugas keamanan yang berjaga melarang para civitas akademika masuk, dengan alasan menjalankan perintah atasan.

Setelah melalui dialog dan ketegangan, para dosen, pegawai, dan mahasiswa akhirnya diizinkan masuk, pada pukul 09.30 WIB
Para mahasiswa mengingat, agar kedepan jangan ada lagi penutupan akses masuk ke lingkungan kampus.

”Masak kami terlantar di kampus kami sendiri, kami minta pihak HNK tidak sewenang-wenang di kampus. Persoalan yayasan jangan sampai berimbas kepada penutupan akses masuk lingkungan kampus,” pinta para mahasiswa.

Tags: Konflik PendidikanmahasiswaYayasan Dharma Agung

Related Posts

Mencari Keadilan bagi Mahasiswa Miskin: Kejatisu Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi KIP
Umum

Mencari Keadilan bagi Mahasiswa Miskin: Kejatisu Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi KIP

April 16, 2026
Berbagi Kebaikan, Bank Mandiri Lepas 10.000 Pemudik, Fasilitasi 215 Bus ke Jawa dan Sumatera
Umum

Berbagi Kebaikan, Bank Mandiri Lepas 10.000 Pemudik, Fasilitasi 215 Bus ke Jawa dan Sumatera

March 18, 2026
Mahasiswa KIP UDA Diduga Dipungut Rp3,3 Juta Untuk UAS Dan UTS
Umum

Pegawai Outsourcing LLDIKTI I Sumut Keluhkan THR Tak Cair, Diduga Hilang Sejak Pergantian Pimpinan

March 14, 2026
Begal Sekap 10 Pemuda di Tanjungbalai, 3 Pelaku Ditangkap, Satu Diduga Adik Perwira Polisi
Umum

Begal Sekap 10 Pemuda di Tanjungbalai, 3 Pelaku Ditangkap, Satu Diduga Adik Perwira Polisi

March 13, 2026
Mahasiswa KIP UDA Diduga Dipungut Rp3,3 Juta Untuk UAS Dan UTS
Umum

Mahasiswa KIP UDA Diduga Dipungut Rp3,3 Juta Untuk UAS Dan UTS

March 4, 2026
Pemangku Hak Ulayat dan Masyarakat Lingkar Tambang Dukung Investasi PT Dairi Prima Mineral di Dairi
Energi

Pemangku Hak Ulayat dan Masyarakat Lingkar Tambang Dukung Investasi PT Dairi Prima Mineral di Dairi

March 3, 2026
Next Post
TJSL PTP EduPort: Mahasiswa Jadi Agen Inovasi di Terminal Kijing

TJSL PTP EduPort: Mahasiswa Jadi Agen Inovasi di Terminal Kijing

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

EDITOR'S PICK

PTP Nonpetikemas Gelar Awareness K3 Dan Bagikan APD Kepada TKBM Di Pelabuhan Tanjung Priok

PTP Nonpetikemas Gelar Awareness K3 Dan Bagikan APD Kepada TKBM Di Pelabuhan Tanjung Priok

February 12, 2025
5023 Mahasiswa Baru UMSU Siap Ikuti PKKMB 2024

5023 Mahasiswa Baru UMSU Siap Ikuti PKKMB 2024

September 22, 2024
Pelindo Cabang Tanjung Balai Karimun Selenggarakan Sosialisasi Aplikasi Sistem Pelayanan Kapal PHINNISI

Pelindo Cabang Tanjung Balai Karimun Selenggarakan Sosialisasi Aplikasi Sistem Pelayanan Kapal PHINNISI

October 18, 2023
Iskandar Usman Terpilih Kembali Sebagai Ketua FPTI Medan

Iskandar Usman Terpilih Kembali Sebagai Ketua FPTI Medan

August 12, 2023

POPULAR NEWS

No Content Available
Potret Bisnis

© 2022 Potretbisnis.com by Webmedan.

Navigate Site

  • Home
  • Umum
  • Transportasi
  • Agri Bisnis
  • Perbankan
  • Perdagangan
  • Jasa
  • Otomotif
  • Politik

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Umum
  • Transportasi
  • Agri Bisnis
  • Perbankan
  • Perdagangan
  • Jasa
  • Otomotif
  • Politik

© 2022 Potretbisnis.com by Webmedan.

404 Not Found

404 Not Found


nginx/1.18.0 (Ubuntu)