POTRETBISNIS.COM, DAIRI – PT Dairi Prima Mineral (DPM) secara resmi meluncurkan program Penguatan Ekonomi Lokal yang berfokus pada sektor agribisnis berkelanjutan di wilayah Kabupaten Dairi. Program ini dirancang untuk mengoptimalkan potensi unggulan daerah, khususnya dalam budidaya kakao, durian, serta hilirisasi kopi Robusta berkualitas tinggi yang menjadi ciri khas wilayah Sidikalang.
Implementasi inisiatif ini menyasar desa-desa di sekitar area operasional tambang, namun tidak menutup kemungkinan akan diperluas ke wilayah lain di Kabupaten Dairi yang memiliki potensi serupa.
Pendekatan Komprehensif dari Hulu ke Hilir
Program ini mengadopsi pendekatan end-to-end untuk memastikan transformasi ekonomi yang menyeluruh. Terdapat empat fokus utama dalam strategi ini:
-
Optimalisasi Produktivitas: Penerapan Good Agricultural Practices (GAP) untuk meningkatkan hasil dan mutu komoditas.
-
Diversifikasi Ekonomi: Memperkuat portofolio komoditas petani guna memitigasi risiko ekonomi.
-
Hilirisasi: Mengubah produk primer menjadi produk bernilai tambah melalui penguatan proses pascapanen dan pengembangan produk turunan.
-
Akses Pasar: Membangun ekosistem pemasaran yang kompetitif dan terintegrasi dengan rantai pasok nasional maupun pasar premium.
Sinergi dan Pemberdayaan Petani
Dalam pelaksanaannya, PT DPM bersinergi dengan berbagai pihak, mulai dari Dinas Pertanian, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), pemerintah desa, hingga kelompok tani. Sebanyak 47 penerima manfaat telah terpilih untuk tahap awal ini.
Mereka merupakan petani yang dipilih dari 200 peserta program tahun 2025 berdasarkan komitmen yang telah ditunjukkan.
Radianto Airfin, Chief Legal & External PT Dairi Prima Mineral, menyatakan bahwa para petani akan mendapatkan pelatihan intensif mengenai budidaya dan pengendalian hama, serta dukungan sarana produksi seperti pupuk khusus dan vitamin tanaman.
“Kami berharap program ini akan mampu mendorong ekonomi lokal dan memberikan dampak yang positif bagi petani kopi, durian, dan kakao. Ini adalah komitmen berkelanjutan Perusahaan dalam bidang Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM),” ujar Radianto.
Ia juga menekankan bahwa inisiatif ini menjadi bukti nyata bahwa sektor pertanian dan pertambangan dapat tumbuh berdampingan serta memberikan manfaat ekonomi secara bersamaan.
Target Jangka Panjang dan Keberlanjutan
Dalam jangka pendek, program ini bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi dan mendorong petani menjadi pelaku usaha agribisnis profesional. Sedangkan untuk jangka panjang, PT DPM menargetkan adanya transformasi ekonomi regional yang mampu mengurangi ketergantungan pada sektor ekstraktif dan menurunkan tingkat kemiskinan.








