PotretBisnis, Medan – Kota Medan dan sekitarnya tengah digempur cuaca panas ekstrem. Dalam beberapa hari terakhir, suhu udara di wilayah ini melonjak tajam, bahkan diperkirakan mencapai 37 derajat Celsius. Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan memperkirakan kondisi terik ini masih akan berlangsung selama 2 hingga 3 hari ke depan.
“(Kota Medan dan sekitarnya) Di prediksi mencapai 37°C,” sebut Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan, Endah Paramita saat dikonfirmasi wartawan, Senin, 2 Juni 2025.
Baca juga: Hadapi Cuaca Ektrem, PLN Bagikan Tips Gunakan Listrik Dengan Aman
Endah menjelaskan berdasarkan analisis pola streamline di level 925 hPa, terlihat adanya sistem antisiklonik di wilayah Sumatera bagian tengah hingga utara, yang kemungkinan besar berada di sekitar Sumatera Barat hingga Riau bagian utara.
“Sistem ini, menghasilkan pola angin divergen atau menyebar keluar dari pusat tekanan tinggi, yang menyebabkan terbentuknya pola netral di sebagian wilayah Sumatera Utara, khususnya di sekitar dataran tinggi Karo hingga Medan,” jelas Endah.
Selain itu, Endah mengungkapkan cuaca terik ini, disebabkan oleh minimnya pembentukan awan akibat tidak adanya dukungan dinamika atmosfer, baik pada skala lokal, regional, maupun global. “Kondisi langit yang dominan cerah berawan menyebabkan penyinaran matahari langsung ke permukaan lebih maksimal dan tidak terhalang, sehingga suhu udara terasa lebih panas dari biasanya,” kata Endah.
Cuaca Panas Medan Pengaruh Fenomena Antisiklon
Endah mengungkapkan pola netral ini, umumnya tidak mendukung pertumbuhan awan konvektif secara signifikan, sehingga cuaca cenderung cerah hingga cerah berawan di wilayah yang tercakup, seperti Kota Medan, Serdang Bedagai, sebagian besar Deli Serdang, wilayah barat dataran rendah Sumatera Utara. “Namun demikian, ada beberapa wilayah yang masih berpotensi mengalami hujan seperti langkat, sebagian lereng timur dan pantai barat,” ucap Endah.
Endah mengatakan meskipun dominan cerah berawan karena pengaruh sistem antisiklon, potensi hujan ringan hingga sedang masih ada, terutama pada sore atau malam hari akibat faktor lokal seperti pemanasan permukaan dan konvergensi angin.
“Dalam beberapa hari ke depan atau 2-3 hari diperkirakan pola cuaca hampir sama dengan hari ini. Mengingat cuaca yang masih cukup panas,” tutur Endah.
Endah mewakili BBMKG Wilayah I Medan, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap hal-hal yang dapat memicu kebakaran, mengurangi kegiatan di luar rumah, memperbanyak konsumsi air putih dan buah.
“Potensi ini, dapat berubah seiring berjalannya waktu dan dukungan dinamika atmosfer dalam skala lokal. Maka dari itu, tetap pantau update info cuaca yang kami berikan di media sosial kami di @infobmkgsumut,” ucap Endah.







