PotretBisnis.com, MEDAN-Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi “Pembangunan” (STIK-P) Medan kembali mengharumkan nama Sumatera Utara di ajang kompetisi nyantri foto yang di gelar Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara.
Empat mahasiswa STIK-P Medan lolos terpilih di ajang kompetisi nyantri foto “Ramadhan” 2025 nasional mahasiswa se-Indonesia yang diselenggarakan LKBN Antara di Jakarta pada 15-16 Maret lalu, dan hasilnya, STIK-P berbuah prestasi unggul mewakili Sumatera Utara.
Kampus yang didirikan tokoh pers nasional Hj Ani Idrus ini terpilih 4 peserta yang mengikuti pelatihan nyantri foto yaitu Bagas Alkusti, Aqillah Nun, Sara Amellya dan Afaf Sani. Kegiatan ini digelar di Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara Jakarta.
Selama pelatihan nyantri foto mahasiswa yang terpilih 20 peserta dari berbagai daerah yang berada di Indonesia, Selama pelatihan ini seluruh peserta akan di seleksi lagi untuk mendapatkan 3 peserta terbaik, Sumatera Utara membawa juara peserta terbaik 1 dan peserta terbaik storytelling yang diraih oleh Sara Amellya. Mahasiswa STIK-P Medan stambuk 2023 yang juga anggota Kelompok Studi Fotografi (KSF) Potret Medan ini mengungguli 20 pesaing lainnya dengan karya foto bertemakan “Ramadhan”.

Kami tidak menyangka foto kami lolos seleksi dan mengikuti pelatihan yang di adakan di Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara Jakarta.
“Ini menjadi momentum berharga buat kami ber 4 telah berkesempatan lolos masuk nominasi fotografi di LKBN Antara, Khususnya tingkat mahasiswa se-Indonesia. Semoga kiranya hal ini dapat memotivasi Kami dan teman-teman yang lain sesama pecinta fotografi khususnya kepada teman-teman yang ikut andil dalam kompetisi ini,” ungkap Bagas Mahasiswa STIK P dari UKM KSF Potret.
“Kami juga sangat berterimakasih kepada kampus kami tercinta Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi-Pembangunan (STIK-P) Medan yang telah mendukung dalam kompetisi ini, serta kepada semua pihak yang telah mendukung, membesarkan serta membentuk kami khususnya organisasi tercinta Kelompok Studi Fotografi (KSF) Potret Medan.” tambahnya.
Penghargaan peserta terbaik satu lepas di tangan Mahasiswa STIK-P Medan.
Pemberian penghargaan peserta terbaik satu dan peserta terbaik storytelling lepas di tangan mahasiswa STIK-P Medan. Kali ini, para juara adalah Sara Amellya (Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi-Pembangunan), Febria Adha Larasati (Universitas Islam Negeri Jakarta), Muhammad Tommy Lou (Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung).










