PotretBisnis.com, MEDAN– PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) bekerjasama dengan Direktorat
Pendidikan Dasar dan Menengah Indonesia kembali menyelenggarakan program
pengembangan kepemimpinan dan karakter “XL Axiata Youth Leadership Camp (XYLC)
2019”. Acara ini bertujuan menyiapkan para pelajar untuk mampu menghadapi Revolusi
Industri 4.0 di masa mendatang, yang saat ini sebenarnya sudah mulai berlangsung.
Program ini telah mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah melalui Direktorat Jenderal
Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia.
Sebanyak total 600 siswa setingkat SMA/SMK akan mengikuti program tahunan yang akan
berlangsung di Medan, Sumatera Utara, Jumat (6/9).
Para pelajar peserta acara XYLC 2019 ini berasal dari sekitar 50 sekolah di Medan, Lubuk Pakam, Tanjung Morawa, Binjai, Banda
Aceh, Dumai, Bengkulu dan beberapa kota lainnya. Head of Sales Greater Medan, Horas
Lubis hadir membuka acaranya ini Bersama Kepala Dinas Lembaga Penjamin Mutu
Pendidikan, Afrizal Sihotang, ST, M,Si.
Group Head XL Axiata West Region, Francky Rinaldo Pakpahan mengatakan, “Upaya untuk
ikut serta memajukan dunia pendidikan di Indonesia terus kami kembangkan. Tidak terkecuali
di Sumatera. XYLC di Medan ini diikuti oleh para pelajar dari sejumlah kota dan kabupaten di
Sumatera Utara dan Aceh. Materi yang akan diajarkan dalam pelatihan selama 2 hari ke
depan ini sangat penting dimiliki oleh semua pelajar karena bersifat pengetahuan dan
keahlian yang paling urgen untuk mereka miliki guna menghadapi perubahan zaman di mana
kita sedang dalam tahap memasuki era Revolusi Industri 4.0.”
Menurut Francky, materi soft skill atau keahlian yang diajarkan dalam XYLC ini kemungkinan
tidak disampaikan di sekolah-sekolah umum. Padahal materi-materi tersebut justru bisa
menjadi panduan bagi para pelajar dan generasi muda Indonesia agar bisa beradaptasi
dengan berbagai perubahan zaman yang sangat cepat seiring dengan penerapan teknologi
digital yang juga sangat pesat kemajuannya di berbagai ranah kehidupan.
Soft skill atau yang dikenal dengan transversal skill yang diajarkan di acara ini merupakan
keahlian yang dibutuhkan di semua bidang kerja. Kemampuan ini mencakup kreativitas,
imaginasi, intuisi, emosi, dan etik yang sangat bermanfaat dalam membangun interaksi
sosial. Sesuai rumusan World Economic Forum, kemampuan atau soft skills yang perlu
dimiliki oleh semua orang saat ini, antara lain kemampuan menyelesaikan permasalahan,
berpikir kritis, kolaborasi dan koordinasi, komunikasi, serta kemampuan kognitif yang baik.
Tujuan utama diadakannya XYLC ini adalah untuk menciptakan generasi muda dengan
kualitas daya saing tinggi yang adaptif terhadap perubahan yang sesuai dengan tuntutan era
revolusi industri 4.0. Untuk itu, XL Axiata telah menyiapkan serangkaian topik. (PB/Andi Rambe)











