PotretBisnis.com,MEDAN- Komunitas satukedai.com melakukan peluncuran buku berjudul “Sumut Bangga” di Omerta Koffie, Jalan K H Wahid Hasyim, Medan, Sumatera Utara, Jumat (16/11). Komunitas yang beranggotakan dari berbagai latar belakang profesi di antaranya, Jurnalis, Film Maker, Pengusaha, dll merupakan komunitas yang dibuat oleh para perantau yang berasal dari Sumatera Utara.
Mengangkat tema “Sumut Bangga” Buku ini menceritakan putera puteri asal Sumatera Utara yang telah menorehkan prestasi di bidang nya masing masing, di antaranya, Aditya (pegiat animator), Merdi Sihombing (desainer) dan Ariska Puteri Pertiwi (Miss Grand International) untuk bidang Seni Kreatif. Lalu ada Sofyan Tan (tokoh pembauran) untuk bidang Pendidikan.
Di bidang Film dan Musik ada nama Babe Cabita (komedian/komika), Joko Anwar (sutradara) dan Putri Ayu Silaen (penyanyi). Hinca IP Pandjaitan XIII (Sekjen Partai Demokrat) dan Dahnil Anzhar Simanjuntak (Ketua Pemuda Muhammadiyah) di bidang Sosial Politik.
Selanjutnya Lindswell Kwok (Juara Dunia Wushu) di bidang Olah Raga. Di bidang Hukum ada nama Farid Wajdi (Juru Bicara KY), Lili Pintauli Siregar (Komisioner LPSK) dan Mahmud Mulyadi (akademisi/pakar hukum).
Ahmad Taufan Damanik (Ketua Komnas HAM), Henri Saragih (Ketua Umum Serikat Petani Indonesia) dan Ahmad Sofian (aktivis perlindungan anak) di bidang Hak Asasi Manusia. Di bidang Ekonomi dan Bisnis ada nama Raden Pardede (ekonom), Guntur Syahputra Saragih (Komisioner KPPU) dan Nennie Naugan Simanungkalit (pengusaha kopi wanita).
Terakhir, di bidang Media dan Buku ada nama Ika Natassa (novelis) dan Teguh Santosa (Pemimpin Umum Kantor Berita Politik RMOL).
Dalam peluncuran buku ‘SUMUT BANGGA’ ikut hadir sejumlah tokoh yang ada di dalam buku seperti Farid Wadji, Mahmud Mulyadi, Hinca Pandjaitan, Aditya, Lili Pintauli Siregar (diwakili puterinya Adetiya Sabrina M Nur) dan Nennie Naugan Simanungkalit (diwakili ayahnya, Jan Simanungkalit).
“Kita ingin agar masyarakat Sumatra Utara tau bahwa provinsi ini banyak menghasilkan tokoh-tokoh yang membanggakan. Ini sekaligus untuk memotivasi generasi muda untuk fokus dalam berkarya,” kata salah seorang penulis buku ‘Sumut Bangga’ M Darwinsyah.
Buku ‘SUMUT BANGGA’ sendiri tidak diperjualbelikan. Hal itu sebagai penghormatan bagi seluruh tokoh yang sudah bersedia berbagi kisah tanpa meminta imbalan apa pun. Buku ini akan dibagikan untuk generasi muda agar mengetahui bahwa Sumut memiliki banyak tokoh berprestasi yang kadang-kadang tidak kita sadari. (PB/ARN)










