
PotretBisnis.com, MEDAN- Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Ir H Tengku Erry Nuradi MSi berharap pada Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Pembangunan (STIK-P) Medan semakin maju dalam melaksanakan visi dan misi pembangunan bidang pendidikan, khususnya dalam menghasilkan sarjana Ilmu Komunikasi yang berkualitas.
Hal itu disampaikannya pada Natalis STIK-P di Kampus STIK-P, Jl Sisingamangaraja Raja Medan, Rabu (18/5).
Kehadiran Plt Gubernur Sumut disambut Pimpinan Waspada dr Hj Rayati Syaprin MBA MM serta mewakili Ketua STIK-P/ Ketua Panitia Austin Tumengkol.
Dalam kesempatan itu, Erry berharap STIK-P mampu menciptakan generasi berkualitas dan juga berdaya saing dalam bidang keilmuan komunikasi pembangunan. Terutama di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) saat ini, sumberdaya berkualitas di bidang komunikasi semakin dibutuhkan seiring dengan melajunya pembangunan peradaban umat manusia,yang disertai dengan terbukannya hubungan antar bangsa tanpa batas di seluruh dunia.
“Kita sekarang berhadapan dengan sejumlah tantangan dan persaingan yang begitu berat di berbagai aspek kehidupan,” sebut Erry.
SDM STIK-P wajib mampu memenangkan tantangan dan persaingan dalam memperebutkan kesempatan kerja, persaingan perdagangan dan ekonomi, persaingan kebudayaan dan persaingan-persaingan lainnya yang menuntut kesiapan.
“Di sini tentu saja perlu SDM yang berkualitas, unggul dan memiliki daya saing yang tinggi, jika kita ingin menjadi bangsa yang diperhitungkan dalam kompetisi di dunia global saat in,” tambah Erry.
Salah satu modal yang harus dimiliki dalam menghadapi persaingan dan tantangan di era globalisasi ini, sebut Erry, adalah kemampuan dalam mengolah diri untuk memantapkan kematangan percaya diri, karena setiap perguruan tinggi manapun pembangunan karakter dan kemampuan berinovasi harus dikembangkan.
“Di samping itu, perguruan tinggi perlu melakukan berbagai perubahan dalam menghadapi era MEA. Perguruan tinggi perlu melakukan evaluasi menyeluruh dan holistik serta pembangunan yang signifikan baik kurikulum, praktek mahasiswa, karya ilmiah dan penelitian mahasiswa dan tenaga pengajar. Selain ituperlu penambahan referensi, penguasaan teknologi informasi dan komunikasi yang lebih baik,” pesan Erry.
Sementara Ketua Panitia Dies Natalis Austin A.Tumengkol menjelaskan tahun ini keberadaan STIK-P memasuki usia 29 tahun.
“Di usia yang tak lagi belia, STIK-P akan terus melakukan inovasi-inovasi pembangunan khususnya di bidang komunikasi,” harap Austin.
Kegiatan Dies Natalis tidak hanya melibatkan civitas akademika STIK-P, namun juga pelajar dari perguruan ERIA. Nies Natalis juga diisi berbagai kegiatan seperti lomba menyanyi dan kegiatan lainnya yang diikuti komunitas dan internal Yayasan Ani Idrus. PotretBisnis/Andi Rambe-Rel








