
Potret Bisnis.com,MEDAN–Hari Raya Idul Adha 1436 H tahun 2015, di Sumatera Utara masyarakat yang menyembelih hewan kurban, yakni sapi sebanyak 27.684 ekor, 593 kerbau dan 15146 ekor kambing/domba.
Kepala Dinas Peternakan (Disnak) dan Kesehatan Hewan (Keswan) Sumut, drh. Parmohonan Lubis menyatakan dibandingkan tahun lalu jumlah pemotongan hewan kurban di Sumut ada peningktan sekira sepuluh persen
Dikatakan Parmohonan melalui KUPT Kesmavet Yusranaria Panjaitan kepada wartawan, di ruang kerjanya, Kamis (1/10/).
Diungkap Yusranaria, meskipun tahun ini nilai tukar rupiah terhadap dolar anjlok, sepertinya tidak berpengaruh terhadap masyarakat Sumut untuk berkurban, terbukti dibandingkan tahun lalu jumlah hewan kurban lembu dari 33 kabupaten/kota di Sumut meningkat. Tahun lalu pemotongan hewan kurban lembu 25.176 dan kambing/domba sebanyak 10.233 ekor serta kerbau 691 ekor.
Dikatakannya, dari hasil monitoring dan laporan yang mereka terima semua hewan kurban tersebut tidak ada mengindap penyakit yang membahayakan untuk dikonsumsi masyarakat dagingnya. Yusranaria mengakui ada dari beberapa daerah hewan kurban itu mengindap penyakit cacing tetapi tidak sampai membahayakan bagi yang memakannya.
“Daerah yang terkena penyakit cacing seperti di usus, lambung pada hewan tersebut di buang jadi tidak ada masalah ke manusia, hanya tidak etis saja”, kata Yusranaria.
Dari data yang diperoleh, Kota Medan paling banyak memotong hewan kurban, yakni 7.390 ekor lembu, 1992 ekor kambing/domba dan 9 ekor kerbau. Dibandingkan tahun lalu ada penurunan 524 ekor sapi. Tahun 2014, kurban lembu 7.914 ekor dan kambing 1.696 ekor.Sehingga dibandingkan tahun lalu ada peningkatan.
Sementara Kabupaten Langkat 3.996 sapi, 2.445 kambing/domba dan 8 ekor kerbau. Tahun 2014 lalu, 3.140 sapi dan 2.080 ekor kambing/domba. Kemudian Deliserdang 3.491 ekor sapi, 3.665 ekor kambing/domba dan 2 ekor.Sementara tahun lalu 2.629 sapi dan 1.657 kambing/domba.(PotretBisnis/m.isya)








