PotretBisnis.com, MEDAN – Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya mengingatkan mahasiswa baru (Maba) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) agar tidak menjadikan gelar sebagai satu-satunya tujuan menempuh pendidikan tinggi. Selain ilmu akademik, mahasiswa perlu membangun pengalaman, kepedulian sosial, tanggung jawab, prestasi dan jiwa kepemimpinan sebagai bekal menghadapi kehidupan bermasyarakat.
Hal tersebut disampaikan Surya saat membuka Masa Ta’aruf Kolosal UMSU 2026 di Kampus UMSU, Jalan Mukhtar Basri, Medan, Rabu (30/9/2026). Menurutnya, masa ta’aruf menjadi momentum penting bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan kampus sekaligus mulai membentuk karakter dan mengembangkan potensi diri.
“Manfaatkan masa ini sebaik-baiknya, jangan cuma ke kampus, dapat gelar, dapat ilmu saja, kita juga harus mendapat pengalaman, nilai-nilai sosial, bertindak dan bertanggung jawab, bangun juga prestasi dan kepedulian sesama,” kata Surya.
Surya mengatakan, salah satu cara membangun karakter dan jiwa kepemimpinan mahasiswa adalah dengan aktif dalam organisasi yang memberikan ruang untuk belajar, berkolaborasi dan mengabdi. Menurutnya, UMSU telah menyediakan wadah tersebut melalui organisasi kemahasiswaan, termasuk Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).
“IMM akan menjadi perjalanan panjang generasi muda UMSU untuk memperkuat keislaman dan pengabdian, ini sangat relevan untuk pembangunan Sumut dan juga Indonesia, bukan hanya cerdas akademik, tetapi kalian juga akan unggul di sosial, lebih berani, bertanggung jawab dan inovatif,” kata Surya.
Surya juga berharap mahasiswa baru UMSU mampu memanfaatkan kesempatan selama menjalani pendidikan untuk mengembangkan kompetensi sekaligus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi yang mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah dan bangsa.
UMSU Dorong Mahasiswa Jadi Kader Umat dan Bangsa
Rektor UMSU Akrim menyampaikan harapan besar kepada 6.027 mahasiswa baru yang mengikuti Masa Ta’aruf Kolosal UMSU 2026. Ia menegaskan bahwa perjalanan mahasiswa di UMSU tidak hanya diarahkan untuk mencapai keberhasilan akademik, tetapi juga membentuk karakter, integritas dan kepedulian sosial.
Menurut Akrim, UMSU sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah memiliki tanggung jawab untuk menyiapkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi sesuai bidang keilmuan, tetapi juga memiliki nilai-nilai keislaman, kemuhammadiyahan, kebangsaan dan semangat pengabdian.
“Kami sangat berharap kader IMM bisa menjadi kader umat, kader bangsa dan perserikatan dan ikut membangun Sumatera Utara, memberikan kontribusinya kepada masyarakat kita,” kata Akrim.
Ia mengatakan, mahasiswa baru merupakan bagian penting dari perjalanan UMSU ke depan. Karena itu, masa ta’aruf diharapkan menjadi pintu awal bagi mahasiswa untuk mengenal budaya akademik, lingkungan kampus, organisasi kemahasiswaan serta berbagai ruang pengembangan diri yang tersedia di UMSU.
“UMSU tidak ingin mahasiswa hanya datang ke kampus untuk mengikuti perkuliahan, menyelesaikan tugas dan kemudian memperoleh ijazah. Kami ingin mahasiswa mendapatkan pengalaman yang utuh, membangun jejaring, mengembangkan kepemimpinan, memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh untuk memberikan manfaat,” ujar Akrim.
Akrim juga mendorong mahasiswa baru untuk berani mengambil kesempatan dalam berbagai aktivitas akademik maupun nonakademik. Menurutnya, pengalaman berorganisasi, mengikuti kegiatan sosial, mengembangkan kreativitas dan meraih prestasi merupakan bagian dari proses pembentukan karakter mahasiswa.
“Enam ribu lebih mahasiswa baru ini adalah energi baru bagi UMSU. Kami berharap mereka tumbuh menjadi generasi yang memiliki kapasitas intelektual, kuat secara moral, memiliki jiwa kepemimpinan dan siap mengambil peran di tengah masyarakat. Jadilah mahasiswa yang tidak hanya bertanya apa yang bisa didapatkan dari UMSU, tetapi juga apa yang bisa diberikan kepada umat, bangsa dan persyarikatan,” kata Akrim.
Ia menambahkan, UMSU akan terus memperkuat ekosistem pendidikan yang memberikan ruang kepada mahasiswa untuk berkembang secara akademik, profesional dan sosial. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, organisasi mahasiswa dan masyarakat dinilai penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan yang semakin kompleks.
“Mahasiswa harus mempersiapkan diri sejak awal. Dunia yang akan kalian hadapi membutuhkan orang-orang yang kompeten, mampu beradaptasi, mampu bekerja sama dan memiliki kepedulian. Karena itu, manfaatkan seluruh proses pendidikan di UMSU untuk membentuk diri dan memberikan kontribusi nyata,” ujar Akrim.
Masa Ta’aruf Kolosal UMSU 2026 menjadi bagian dari rangkaian penyambutan mahasiswa baru sekaligus pengenalan kehidupan akademik dan kemahasiswaan di lingkungan UMSU. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum awal bagi ribuan mahasiswa baru untuk membangun semangat kebersamaan, mengenal nilai-nilai UMSU dan memulai perjalanan pendidikan tinggi dengan orientasi pada prestasi serta pengabdian.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PW Muhammadiyah Sumut Hasyimsyah Nasution, jajaran pimpinan UMSU, sejumlah OPD terkait Pemprov Sumut, Ketua IMM Sumut Rahmat Taufiq Pardede, Ketua IMM Medan Rais Prayogo, akademisi serta tokoh pemuda lainnya.
Leave a comment