
PotretBisnis.com, MEDAN– Tim Penilai dan Verifikasi KONI Pusat telah usai melakukan tugasnya. Berbagai venue dan fasilitas olahraga di Sumatera Utara dinilai layak untuk menjadi tuan rumah bersama Aceh PON 2024 mendatang.
Hal ini merupakan kesimpulan dari Tim Penilai dan Verifikasi KONI Pusat yang telah melihat langsung venue yang ada di sejumlah daerah di Sumut, sejak Selasa (6/3) hingga Kamis (8/3). Meski dinilai layak, Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) masih harus berbenah lagi dan mempersiapkan venue lainnya.
Tim Penilai dan Verifikasi KONI Pusat Surya Dharma mengatakan, secara fisik venue-venue yang ada di berbagai kota di Sumatera Utara layak menjadi tempat pertandingan penyelengaraan PON, meski ada yang harus dibenahi lagi. “Berdasarkan penilaian dan verifikasi, sekitar 70 persen fisik venue yang ada cukup layak, hanya tinggal penyempurnaannya saja sehingga 100 persen benar-benar layak,” katanya dalam keterangan persnya kepada wartawan di Grand Aston Hotel Medan, Kamis (8/3).
Dihadapan Ketua Umum KONI Sumut, John Ismadi Lubis dan jajarannya, Kadispora Sumut, Baharuddin Siagian, Surya menambahkan, verifikasi tersebut nantinya akan disampaikan kepada Ketua KONI Pusat dan selanjutnya akan dibawa pada Munas April mendatang. Disinilah proses bidding dilakukan hina menentukan tuan rumah PON 2024 mendatang. Saat ini selain Aceh dan Sumut, provinsi lainnya yang juga mencalonkan diri sebagai tuan rumah PON tahun 2024 adalah Bali yang bekerjasama dengan Nusa Tenggara Barat serta Kalimantan Selatan. “Jadi dalam biding nanti akan diambil suara siapa yang terbanyak dipilih sebagaai tuan rumah PON. Hasilnya selanjutnya disampaikan kepada Menpora dan selanjutnya ke Presiden,” katanya.
Meski Sumut bersama Aceh dinilai layak menjadi tuan rumah PON, ia menyarankan kedua pemerintah daerah melakukan langkah-langkah strategis untuk bisa menyakinkan KONI provinsi seluruh Indonesia agar menetapkan pilihan kepada kedua daerah itu. “Perlu juga pendekatan kepada pemerintah pusat. Pemerintah daerah harus juga melakukan pendekatan. Intinya harus bisa menyakinkan pusat,” pungkasnya. (PotretBisnis/Ziq)







