PotretBisnis.com, JAKARTA– Harga bahan bakar untuk transportasi udara atau avtur terus melonjak cukup signifikan. Berdasarkan data Index Mundi, harga avtur pada Juli 2017 tercatat US$ 1,42 dan naik menjadi US$ 1,95 per galon pada Januari 2018.
Dirilis website Pertamina Aviation, avtur di Bandara Soekarno-Hatta saat ini mencapai harga Rp7.580 atau USD0,56 belum termasuk PPN 10% dan PPH 0,3% khusus penerbangan domestik.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pihak nya belum ada rencana merevisi tarif atas bawah untuk pesawat. Pasalnya dia ingin melihat terlebih dahulu, apakah menaikkan batas tarif pesawat adalah langkah yang baik.
“Saya belum bisa berpikir seperti itu ya, karena world wide itu enggak ada tarif batas bawah. Kita harus pelajari dengan baik jangan sampai kita membuat aturan ternyata melanggar KPPU dan sebagainya,” ungkap Menhub di Hotel Grand Mercure, Jakarta, Rabu (28/2/2018).
Untuk itu maka pihaknya akan berkordinasi dengan pihak maskapai terlebih dahulu.
“Nanti kita obrolin lagi dengan airlines. Kita mau lihat sama dengan apa yang dilakukan di luar saja, basically gitu, yang terjadi nanti kita evaluasi lagi,” tutupnya. PotretBisnis/Min
Sumber: okezone.com








