
PotretBisnis.com, MEDAN– Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan menggelar pameran foto Kalaedioskop 2016 di Pendopo Lapangan Merdeka Medan, Jumat (31/3). Event yang dilaksanakan setiap tahun tersebut memamerkan sekitar 110 foto hasil karya pewarta foto yang bekerja di sejumlah media local, nasional dan internasional.
Dalam kesempatan tersebut turut hadir Walikota Medan, T Dzulmi Eldin, tokoh Sumatera Utara, Syamsul Arifin, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Sandi Nugroho dan Dandim 0201/BS, Kolonel Bambang Herquitanto. Eldin sebagai Walikota Medan berkesempatan membuka acara.
Dalam sambutannya Eldin memiliki satu permintaan. Pewarta foto juga dapat menyajikan foto-foto warga yang membuang sampah sembarangan agar itu menjadi pelajaran bagi kita semua. “Saya meminta teman-teman pewarta foto bisa memotret orang-orang yang membuang sampah sembarangan. Karena ini tidak benar, kita ingin memiliki kota indah dan nyaman, tentunya dengan dukungan seluruh masyarakat kota,” ucap Eldin.
Eldin juga menyebutkan, perjuangan pewarta foto untuk mendapatkan angle indah tidaklah mudah. Bahkan kabarnya, pewarta foto rela tak mandi berhari-hari hanya guna menunggu momen dan kesempatan terbaik.
“Saya bangga dan bahagia dengan pameran foto oleh teman-teman pewarta foto. Apresiasi sangat perlu diberikan. Nanti kita carikan, lokasi khusus untuk pameran foto,” kata Eldin.
Dalam kesempatan sama, Ketua Panitia, Hermansyah menyebutkan PFI Medan masih membutuhkan tempat khusus untuk pameran. Karena belum ada lokasi rutin ketika para fotografer di kota Medan dan sekitarnya ketika menggelar pameran foto.
“saya berharap bapak Walikota yang kami hormati dapat memberikan satu tempat wadah anak muda untuk menyalurkan bakatnya. Kota Medan memiliki banyak anak muda berbakat, wisatawan yang berkunjung ke Medan juga akan mudah mencari lokasi yang tepat jika anak muda dapat diberi wadah untuk berekspresi” ungkap Hermansyah yang kerap disapa Awot.
Sementara itu Ketua PFI Medan, Rahmad Suryadi menyatakan melalui karya foto yang dipamerkan tersebut bisa membantu perubaan kota lebih baik. Sebab, sebuah foto mampu berbicara dan memiliki arti. “Sebuah foto memiliki banyak arti, dengan foto kita juga dapat merubah diri. Selain pameran ini kita juga mengadakan lelang foto yang seluruh hasil lelang akan diberikan kepada adik-adik korban gempa di Pidie Jaya dan erupsi Gunung Sinabung,” tutup Rahmad. PotretBisnis/Humas PFI Medan








