PotretBisnis.Com, MEDAN-Wakil Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Sumatera Utara Irwansyah Putra Nasution meminta masyarakat menghormati proses hukum terkait polemik video ceramah Jusuf Kalla dan tidak menggiring persoalan tersebut ke isu agama.
Menurut Irwansyah, langkah hukum yang ditempuh sekitar 40 organisasi masyarakat Islam merupakan hal yang wajar dalam negara demokrasi dan harus dipandang sebagai proses hukum semata.
“Pelaporan ini jangan disangkutpautkan dengan agama, karena ini murni terkait hukum,” ujar Irwansyah, Kamis (14/5/2026).
Pria yang akrab disapa Ibey ini mengingatkan masyarakat, khususnya di Sumatera Utara, untuk tetap menjaga toleransi dan kerukunan di tengah keberagaman suku dan agama. Irwansyah juga mengimbau publik tidak mudah terpengaruh isu provokatif maupun potongan video yang beredar di media sosial karena belum tentu utuh dan benar.
Menurutnya, masyarakat sebaiknya mengedepankan tabayun dan menunggu hasil penyelidikan aparat penegak hukum.
“Penyidik pasti akan memfaktakan apakah cukup alat buktinya dan apakah benar videonya. Tunggu saja hasilnya,” tegas Ibey.
Sebelumnya, Aliansi Ormas Islam Menjaga Kerukunan Umat melaporkan pegiat media sosial Ade Armando, Permadi Arya, dan politisi Grace Natalie ke Bareskrim Polri terkait unggahan potongan video ceramah JK yang dinilai tidak utuh dan berpotensi menimbulkan keresahan antarumat beragama. (PB/Ai)









