PotretBisnis.Com, MEDAN-Sektor industri di Kota Batam terus berkembang pesat. Di tengah tingginya aktivitas kerja dan risiko kecelakaan kerja, PT Kana Bintang Sertifindo (KBS) menghadirkan KBS Training Centre sebagai lembaga pelatihan dan pengembangan kompetensi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) guna menciptakan tenaga kerja yang unggul, aman, dan profesional.
Lembaga pelatihan yang berlokasi di kawasan Tiban Hills, Tiban Baru, Kecamatan Sekupang itu diresmikan secara sederhana namun khidmat pada Kamis (7/5/2026). Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Utama PT KBS Teuku Nanda Fulizar, Komisaris PT KBS Jamaluddin, Pengawas Ketenagakerjaan Ahli Madya Disnakertrans Kepri Zulkifli, mitra bisnis, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya.
Direktur Utama PT KBS, Teuku Nanda Fulizar, mengatakan perusahaan yang berdiri sejak 2014 itu bergerak di bidang jasa sertifikasi inspeksi K3 serta pelatihan dan pembinaan tenaga kerja dengan mengacu pada standar nasional sesuai amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970, serta mengintegrasikan standar internasional.
“Kami melakukan pemeriksaan dan pengujian seluruh peralatan K3 di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, perhotelan, gedung swasta hingga pusat perbelanjaan. Di mana ada tenaga kerja, tempat kerja, dan sumber bahaya, di situ kami hadir,” ujarnya.
Menurut Nanda, kehadiran KBS Training Centre menjadi bagian dari upaya membantu pemerintah menekan angka kecelakaan kerja yang masih cukup tinggi, khususnya di kawasan industri Batam. Melalui pelatihan terstruktur, peserta dibekali pemahaman regulasi dan penerapan keselamatan kerja secara tepat di lapangan.
Selain itu, PT KBS juga tengah mengembangkan program “10 Level Safety and Security” yang menggabungkan aspek keselamatan kerja, lingkungan, dan keamanan. Program tersebut disebut menjadi yang pertama dikembangkan di Batam.
“Kami ingin membuka peluang bagi anak muda yang belum bekerja agar memahami dunia safety sejak dini. Sementara bagi pekerja aktif, pelatihan ini menjadi tambahan kompetensi agar dapat menerapkan standar keselamatan kerja secara benar,” jelasnya.
Komisaris PT KBS, Jamaluddin, menambahkan keberadaan training centre tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dunia industri terhadap pentingnya budaya keselamatan kerja.
Sementara itu, Pengawas Disnakertrans Kepri, Zulkifli, menyampaikan dukungan pemerintah terhadap perusahaan yang fokus pada pelatihan dan pembinaan K3. Menurutnya, penerapan norma keselamatan kerja menjadi langkah penting untuk menekan angka kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja di lingkungan industri.










